Tuesday, September 30, 2008

Milk Snake


Name: Milk Snake

Latin name: Lampropeltis triangulum

Asal: Canada bagian tenggara sampai ke to northern South America

Ukuran: 15.24 cm s/d 71.12 cm Untuk jenis the Scarlet Kingsnake (L. t. elapsoides). 15.24cm s/d 121.92 cm
Untuk Jenis Black Milk Snake (L. t. gaigeae) dan jenis Honduran Milk Snake (L. t. hondurensis)

Umur Hidup: 20 tahun, rata rata 15 years.

Penampilan: Warna Milk snakes ada tiga tipe patern: Tiga warna yang dimiliki adalah cincin yang melingkar adalah putih atau kuning, cincin kedua Hitam dan warna tubuh merah atau kuning yang mana semua melingkar di tubuhnya. Selain tipe patern warna diatas ada juga warna coklat muda, abu abu atau kirim, dengan warna merah gelap.

Kandang: Milk snakes adalah jenis binatang yang suka menyembunyikan diri, karena sifat dari binatang ini maka kandang yang akan dibuat harus sesuai dengan sifatnya. Panjang kandang sedikitnya harus 2/3 dari panjang badan ular itu sendiri, dan harus mempunyai tempat persembunyian yang nyaman.

Temperatur: Suhu yang sesuai adalah 25.5 C s/d 27.7 C pada waktu siang hari, dan 18 s/d 21 C pada waktu malam hari. Milk snake perlu mendapat panas yang cukup untuk membantu mencerna makanan dan meningkatkan kekebalan dan metabolisme. Temperature ini bisa disesuaikan dengan memasang pemanas yang di tempatkan di bawah kandang.

Pencahayaan: Lampu yang terang tidak diperlukan karena ular ini jenis yang disebut crepuscular yaitu jenis yang keluar pada saat pergantian dari siang ke malam atau sebaliknya. Apabila perlu dipasang lampu hanya diperlukan untuk menjaga suhu didalam kandang. Lampu yang sering dipakai adalah berwarna biru,merah.

Alas: karena sifatnya suka bersembunyi maka ular ini memerlukan alas yang membuat mereka bisa bersembunyi. Salah satunya adalah serutan dari pohon pine atau aspen, atau juga bisa digunakan cypress mulch untuk jenis yang lebih besar. Selain itu bisa digunakan kertas rumput.

Lingkungan: kandang harus selalu kering, dan berisi beberapa tempat persembunyian dan tempat minum. Air harus diganti sedikitnya 1 x seminggu.

Pemberian Makan: Di Alam, Milk snake biasanya memangsa binatang jenis vertebrata, termasuk katak, binatang pengerat kecil, ular kecil atau kadal. Di dalam penangkaran Milk Snake biasanya diberi makan tikus yang sudah dimatikan terlebih dahulu guna menghindari ularnya akan terluka. Dengan semakin berkembang besar tubuhnya maka pemberian makan harus disesuaikan dengan besarnya tubuh ular. Salah satu cara mengetahui ukurannya adalah ukuran makanan yang akan diberikan tidak lebih besar 1½ kali dari ukuran lingkar dari tubuhnya yang paling besar. Pemberian Makan pada bayi adalah dimulai dengan pinky yang sudah dimatikan, sedangkan ular dewasa dengan diberi tikus dewasa.

Perawatan : Untuk memudahkan perawatannya , ular harus ditempatkan di kandang yang kering, kandang harus dibersihkan dari kotorannya setiap hari apabila bahan alas yang dipakai adalah (Serutan kayu, Mulch), apabila yang dipakai sebagai alas adalah koran maka di anjurkan untuk mengganti setip hari. Kandang harus disemprot dengan anti bakteri sedikitnya 1 bulan sekali guna menghindari bakteri

Monday, September 29, 2008

African House Snake


Nama: African House Snake
Lamprophis fuliginosus

Keterangan Umum
Ular jenis African House adalah jenis yang mudah dipelihara dan mudah dijinakan. Warna – Warna nya adalah Coklat,Hijau dan Merah dan sedikit bayangan di dalamnya. Ular jenis African House adalah jenis binatang malam,yang biasanya tidur di siang hari. Seperti kebanyakan reptil, Ular jenis African House lamban pada waktu musim dingin,dan tidak memerlukan makan yang yang banyak.

Negara Asal : Africa
Lama Hidup : 15 Tahun Panjang : 0.6 M – 1.8 M
Makanan dan Minum
Ular jenis African House diberi makan dengan Tikus hidup dan Kadal, atau Tikus yang sudah dibekukan, pada saat masih bayi merekan memerlukan makan 2 kali seminggu. Seiring dengan waktu mereka perlu makan labih banyak untuk tumbuh jadi lebih besar.
Dalam masa dewasa pemberian makan hanya diberikan sekali dalam 2 minggu. Didalam kandang harus disediakan tempat untuk minum dan mandi, pastikan penggatian air yang teratur, terutama apabila ada kotoran in dalam tempat air. Temperartur, Pencahayan dan Kelembaban : Temperatur yang diperlukan oleh ular jenis African House adalah 18.3 C sampai 29.4 C, Tingkat kelembaban : 45 % sampai 60 %, pada waktu ganti kulit tinggat kelembaban 70% - 75 %Kandang : Ukuran Minimum : 76.2 cm X 50.8cm X 38.1cmDidalam kandang : Dahan untuk memanjat, Tanah sebagai alas dasar. Tempat Persembunyian, potongan dahan yang besar bisa dipakai.Pastikan membersikan kandang dengan hati hati dan sering, sebelum dibersihkan ular harus di keluarkan dari kandannya untuk memudahkan pembersihannya

Sunday, September 28, 2008

Garter Snakes


Nama: Garter Snakes

Latin name: Thamnophis spp.

Asal : Amerika Utara dan Tengah Ukuran : 1 mtr

Umur : 10 Tahun dalam penangkaran.

Penampilan umum: Semua keluarga dari jenis Thamnophis adalah ular yang bertubuh lansing. Warna tubuhnya adalah kotak koak dan juga garis lurus disepanjang tubuhnya.
Jenis jantan biasanya agak gemuk di bagian ekornya, dibading dengan Betina.

Kandang : garter snake bisa dipelihara di Aquarium dengan ukuran 10 galon s/d 20 galon, dengan penutup atas. Sangat disarankan kandang yang dipakai kandang dengan tingkat keamanan yang tinggi karena ular ini sangat lihai dalam melarikan diri.

Suhu : Seperti kebanyakan jenis ular lain maka Thamnophis menyukai suhu 21° C dengan tempat berjemur sekitar 28° C. pada malam hari lampu berjemur bisa dimatikan.

Pemanas & Pencahayaan : Ular jenis Garter tidak memerlukan, penyinaran selama 1 x 24 jam, tetapi ular ini memerlukan penghangat yang bisa dipergunakan adalah penghangat dari Lampu pijar ataupun Keramik penghantar panas. Timer dan Termometer di perlukan untuk mengontrol suhu yang ada di dalam kandang.

Alas : berbagai jenis alas bisa digunakan, seperti : kertas koran dan serutan Aspen, juga Tanah juga bisa digunakan. Akan tetapi dilarang menggunakan yang berbahan dasar Cedar karena beracun.

Lingkungan : Kotak tempat air harus disediakan di dalam kandang, untuk menjaga kelembaban dan sebagai tempat berendam di dalamnya. Kotak tempat persembunyian juga harus disediakan di dalam kandang agar ular merasa aman dan nyaman. Demikian juga dengan pohon untuk dia memanjat.

Diet: Jenis Ular ini menyukai jenis makan seperti Earthworms, Redworms, serangga juga disukai oleh ular jenis ini. Ikan seperti guppies Belut bisa juga sebagai menu tambahan.

Perawatan : Air bersih harus diganti setiap hari, apabila menggunakan koran sebagai alas maka pembersihan setiap hari harus dilakukan.

Saturday, September 27, 2008

Pac Man Frog


Nama: South American Ornate Horned Frog, Pac Man Frog

Nama Latin: Ceratophrys ornata

Asal: Hutan tropical Amerika Selatan

Ukuran: Jantan bisa tumbuh sampai dengan 18Cm, dan betina tumbuh sampai 23 cm.

Umur Hidup: Bisa mencapai 6 tahun, ada yang bisa sampai 12 tahun di dalam penangkaran.

Penampilan Umum: Pac man frogs adalah jenis katak yang besar dan gemuk.
Bentuk badannya terdiri dari perut dan mulut yang lebar. Warna badanya biasanya hijau dengan totol merah atau hitam disepanjang punggungnya. Bentuk tubuh betina biasanya lebih besar dari jantan dan berbentuk bulat. Juga mempunyai gigi.

Kandang : Minimum 10-gallon aquarium, dan perlu penutup.

Suhu: 22° to 27° Celcius

Cahaya: Pacman memerlukan pencahayan 9 – 12 jam, lebih dari itu menyebabkan mereka tidak mau makan, lampu neon lebih disarankan dalam penggunaan karena lampu pijar membuat kulit mereka kering.

Alas: Kandang bisa diberi alas gravel, atau Rumpun sphagnum moss dan tanaman hidup. Pacman adalah binatang yang sangat sensitif jadi sebelum anda membeli aksesories pastikan bahwa product yang and beli sudah memenuhi standard untuk reptile.

Lingkungan: Sediakan tempat air yang cukup lebar, karena pacman sanagt menyukai berendam didalamnya sepanjang waktu. Sediakan tempat persembunyian agar pacman merasa nyaman. Sangat diperlukan kelembaban yang tinggi diperlukan penyemprotan setiap hari.

Pemberian makan: Jangkrik, Ikan dan anak tikus adalah makanan yang bisa diberikan. Pacman kecil bisa diberi makan setiap 2 – 3 hari sekali, Pacman dewasa bisa diberi makan sekali seminggu kemudian tiap 10 s/d 14 hari sekali. Makanan yang diberikan tidak lebih besar dari separuh badannya. Tambahkan vitamin dan calcium setiap seminggu sekali kepada pacman yang masih kecil, dan 3 -4 minggu sekali apabila sudah dewasa. Dalam pemberian makan jangkrik, tikus bisa ditaruh pada tempat kecil, apabila memberi dengan ikan taruhlah di tempat air nya dan masih hidup. Jangan pernah memberikan makan kepada pacman dengan tangan langsung karena dia akan menggigit.

Perawatan: bersihkan secar berkala kandang dari sisa makanan, seperti jangkrik atau tikus. Gantilah air setiap hari apabila sudah keruh.

Friday, September 26, 2008

Mengobati penyakit-penyakit pada ular phyton


Bagaimana mengobati penyakit-penyakit yang umum pada ular phyton anda..?

Banyak penggemar binatang pets ingin mengetahui apa yang harus dilakukan.
Dengan kata lain bahwa kebanyakan orang akan merasa lebih aman dan nyaman ketika memiliki pets ( binatang peliharaan) tertentu jika mereka tahu paling tidak 80% dari kemungkinan-kemungkinan terburuk yang akan terjadi dan tahu cara penanggulangan dan pencegahannya. Dan kami pikir tidak terkecuali orang yang ingin memiliki phython sebagai hewan peliharaan.

Sebagai pemilik hewan peliharaan, anda tahu prioritas utamanya adalah kesehatan atas binatang peliharaan anda. Namun demikian banyak pemilik phyton tidak menyadari bahwa penyakit-penyakit umum python bisa dideteksi dan diobati di rumah.

• Vomiting / Muntah
Salah satu penyakit/gangguan yang sering dialami oleh phyton adalah “Muntah”. Jangan pegang phyton anda pada saat baru saja selesai makan. Itu mungkin terjadi juga jika hewan peliharaan anda dalam keadaan stress karena merasa kurang aman atau karena terinfeksi oleh parasit yang berasal dari dalam maupun luar tubuhnya, itu akan merangsang makanan untuk dimuntahkan keluar.

Untuk membantu menghindari terjadinya “muntah”, adalah penting untuk membiarkan phyton anda untuk istirahat setelah mereka makan. Bagaimana caranya anda untuk mengarahkan supaya mereka tidur..? naikkan suhu kandang pada suhu tertentu, atau anda juga bisa tempat untuk berjemur. Phyton akan berbaring di bawah cahaya/lampu tersebut untuk membantu mencerna makannya dan akan membantu mengurangi untuk dimuntahkan kembali.

• Constipation/Sembelit/Susah buang air
Jika phyton anda tidak buang air dalam waktu yang tidak seperti biasanya, ataupun sulit untuk buang air atau pun kotorannya sangat kering, dari semua tanda-tanda tersebut dapat dipastikan bahwa phyton anda lagi sembelit.

Tingkat kelembaban dan suhu yang rendah adalah penyebab umum terjadinya sembelit. Anda bisa menghindarinya dengan menjaga kebersihan air minum di dalam kandang. Juga dengan menempatkan air hangat di dalam kandang dan arahkan supaya phyton anda berendam di dalam air tersebut.

• Scale rot / Infeksi kulit (sisik)
Jika anda memperhatikan ada warna yang berbeda pada sisik phyton seperti: warna Pink, Merah atau Coklat, hal ini mungkin disebabkan oleh Scale rot/ pembusukan sisik. Penyakit ini bisa terjadi pada beberapa sisik, di tempat tertentu atau pun di banyak tempat.

Terkadang penyebab dari infeksi sisik ini bisa dari infeksi dari dari dalam tubuh yang muncul keluar tubuh sebagai scale rot/sisik yang busuk.

Tetapi bagaimana pun penyebabnya adalah kurang bersihnya tempat/kandang dari phyton tsb.

Jika kandangnya tidak secara rutin dibersihkan dan dikasi disinfectan, phyton akan berbaring di atas air kencing dan kotorannya dalam waktu yang cukup lama sehingga menyebabkan scale rot.

Dengan menggunakan antibiotic akan bisa mengatasi permasalahan tersebut. Tetapi anda tetap harus memindahkan phyton anda ke kandang yang lain pada saat anda membersihkan dan menyemprotkan disinfektan ke dalam kandang tersebut.

Pada saat binatang anda dalam masa perawatan, jangan biarkan mereka berendam di
dalam air. Berikan/taruh air secukupnya di dalam mangkok yg bisa dipakai untuk minum.

Nah sekarang….tidak perlu terlalu khawatir bukan..??

Thursday, September 25, 2008

Ular Terkecil di Dunia, Tak Berbisa dan Memangsa Larva

oleh Merry Magdalena

Ular Terkecil di Dunia, Tak Berbisa dan Memangsa Larva

Ular terkecil, itulah klaim ilmuwan Amerika pada spesies yang ditemukannya di bagian timur pulau Karibia, Barbados belum lama ini. Ular tersebut tak lebih dari empat inchi atau 10 sentimeter panjangnya saat mencapai usia dewasa.

S. Blair Hedges, pakar biologi evolusi Penn State University yang memimpin riset itu juga pernah menemukan kadal terkecil di republik Dominika, juga katak terkecil di Kuba. Menurut Hedges, ular tersebut ditemukan sedang melata di balik batu dekat hutan Barbadia. Ia yakin spesies itu adalah yang terkecil dari sekitar 3100 spesies ular yang pernah dikenali. Spesies temuan anyar ini akan diperkenalkan ke dunia sains dalam jurnal Zootaxa terbaru pekan ini.

“Spesies baru dan menarik lain bisa ditemukan di kepulaian Karibia walau hutan yang tersisa tinggal sedikit,” ujar Hedges. Ia menamai temuannya itu “Leptotyphlops carlae”, dalam rangka mengabadikan nama istrinya, Carla Ann Hass.

Tak Berbisa

Ular kecil berwarna coklat tersebut memangsa rayap dan larva serangga, namun belum diketahui perilaku dan ekologinya. Tes genetika membuktikan ular itu sebagai spesies baru yang tidak berbisa.

Ahli zoologi Roy McDiarmid, kurator reptil dan ampibi Smithsonian’s National Museum of Natural History di Washington, mengatakan sudah melihat spesiemen ular itu. Ia mengatakan tak ada argumen yang bisa membantah faktanya sebagai ular terkecil di dunia. McDiarmid mengungkapkan, jenis ular itu juga dikenal sebagai ular cacing yang banyak dijumpa di wilayah tropis. “Hanya sedikit sekali yang kita ketahui tentang spesies ini,” ujarnya.

Diterjemahkan secara bebas dari Associated Press (AP)
Foto: AP.

Wednesday, September 24, 2008

Boa Constrictor


Asal :

Mexico sampai dengan America Selatan termasuk kepulauan disekitarnya.

Size :
Boa constrictors adalah jenis ular yang besar dengan panjang yang bisa mencapai 8 s/d 12 feet dengan berat 30 s/d 60 pound, jenis betina biasanya bisa mencapai lebih besar dan panjang.

Umur Hidup:

Jika dipelihara dengan baik biasanya bisa mencapai umur 30 thn.

Penampilan Fisik:

Dengan pesatnya perkembangan jenis jenis yang baru maka untuk menentukan gambaran yang jelas mengenai ular ini sangat susah, tetapi secara umum boa menampilkan patern yang menyerupai sadle. Campuran warna biasanya dari abu-abu sampai coklat, biasanya ular yang masih kecil sedikit terang warna kulitnya dari pada yang sudah dewasa.

Kandang:
Boa yang baru menetas memerlukan biasanya aquarium seukuran 20 gallon, Tapi mereka cepat sekali menjadi besar dan memerlukan kandang yang lebih besar. Biasanya kandang yang dipakai adalah kandang yang telah disesuaikan dengan kebutuhan pemakainya. Ukuran kandang minimum adalah 8 feet x 3 feet x 4 feet (T). dilarang menggunakan kayu yang belum di finishing karena akan berakibat pada susahnya dibersihkan dan dapat melukai ular.

Suhu:
Suhu 80 s/d 85 F pada siang hari dan 75 s/d 80 F pada malam hari, Pemanasan untuk berjemur 95 F. Pemanas dan Pencahayaan: Ular jenis ini memerlukan pencahayaan selama 12 jam, hal ini bisa disesuaikan apabila akan diternakkan, Sinar UV tidak perlu ditambahkan. Untuk mendapatkan pemanas yang diginkan,bisa diguanakan pemanas yang diletakan dibawah aquarium atau ceramic penghantar panas dan lampu pijar yang kurang dari 100 watt diatas kandang sangat dianjurkan. Pengguanan Batu pemanas kurang bagus karena bisa berakibat pada terbakarnya kulit ular.

Alas :
Kertas koran, Indoor / Outdoor Carpet dan serutan kayubisa digunakan, Serutan kayu Aspen bisa dipaki sebagai alas, jika menggunakan serutan kayu dilarang memberi makan dengan menaruh makanan pada dasarnya, karena akan menyebabkan tertelannya serutan dan berakibat pada pencernaannya.

Lingkungan :
Kotak persembunyian dan harus yang besar bisa ditaruh sebagai tempat untuk berjemur ataupun memanjat. Tempat air juga harus disediakan di dalam kandang yang ukurannya disesuakan dengna tubuhnya agar ular bisa berendam.

Pemberian Makan:

Ular Boa kecil diberi makan dengan tikus yang sudah berbulu, tapi bukan pinkys, Sementara ular boa yang agak besar bisa diberi makan dengan 3 tikus dewasa atau kelinci yang masih kecil, sekali setiap 2 s/d 3 minggu. Sedangkan boa yang masih kecil bisa diberi makan setiap minggu sekali untuk mempercepat pertumbuhannya.

Perawatan dan Pembersihan :
Kandang harus dibersihkan setiap hari, apa bila menggunakan indoor/outdoor carpet sangat disarankan mempunyai dua untuk dipakai bergantian, pastikan telah mencuci dan mengeringkan carpet sebelum di pakai lagi. Air yang di dalam kandang harus juga diganti setip hari guna menghindari bakteri yang mungkin masuk bersama kotoran ular. Sangat disarankan mencuci tangan sebelum dan sesudah memegang ular.

Tuesday, September 23, 2008

African Spurred Tortoise (Geochelone sulcata)


African Spurred Tortoise (Geochelone sulcata) atau Sulkata, berasal dari daerah Afrika. Sulkata adalah kura darat nomor tiga terbesar di dunia. Panjang plastron (tempurung bagian bawah) dapat mencapai 78 cm.

Musim kawin adalah sekitar bulan Juni hingga Maret frekuensi terbesar adalah September sampai November. Bertelur pada menjelang musim kemarau, dengan jumlah hingga 17 butir. Telur-telur ini akan menetas setelah 212 hari.

Captive breed

Sulkata peliharaannya terlihat kawin pertama kali sekitar bulan Desember hingga Januari. Bertelur bulan Juni dan bertelur lagi bulan Juli (2 clutch) total sebanyak 13 butir. Telur-telur tersebut menetas pada bulan Desember pertengahan dengan masa inkubasi 4,5 bulan atau 135 hari.
Di alamnya Sulcata memakan rumput dan daun-daun dari tanaman yang mengandung air (succulent).

Habitat
Sulkata tersebar dari Sudan, Ethiophia, Togo,hingga Mali dan Mauritania. Secara general penyebarannya berada di bagian utara dari Gurun Sahara. Untuk menghindari dari panas yang menyengat, sulkata menggali lubang untuk berteduh dengan menggunakan kakinya yang sangat kuat.

Pemeliharaan
Karena berasal dari negara yang beriklim kering, Sulkata hanya perlu diberi minum seminggu 1x. Kura ini tidak menyukai tempat pemeliharaan yang lembab. sulcata kecil walau menyukai panas namun gampang sekali mengalami dehidrasi. Tempat pemeliharaan harus sejuk dan kering jangan di berikan tempat air minum didalam kandang. Kura kecil harus dijemur pada pagi hari atau menggunakan lampu sekitar 25 atau 40watt agar tetap kering dan hangat serta uvb light.Jangan memberikan air minum di kandang buat jenis sulcata.

JANGAN MENJEMUR KURA-KURA TERLALU LAMA

Kalau menjemur terlalu lama kura-kura dapat mengalami dehidrasi dan menyebabkan kematian, usahakan hingga badannya hangat atau memberi tempat perlindungan pada kandang kura-kura sehingga jika terlalu panas kura tersebut dapat menjauhkan diri/bersembunyi di tempat teduh.

JANGAN MENJEMUR KURA-KURA TANPA DIAWASI
Biarpun kelihatan lambat, tapi kura-kura juga pandai melarikan diri.

Pada musim hujan gunakan lampu khusus reptil yang mengandung UVA-UVB (Full spectrum Lamp).
UVA digunakan untuk menambah selera makan dan memproses makanan di tubuh reptil.
UVB digunakan untuk memproses Vitamin D3 pada makanannya karena reptil tidak bisa mensintesa Vitamin D3 tanpa bantuan UVB.
Tempat berjemur diusahakan mempunyai suhu 31-34˚C, sedang suhu kandang sekitar 28-32˚C. Gunakan termometer untuk mengukur suhu jangan kira-kira, karena kadang perkiraan kita meleset jauh.

Makanan yang baik untuk sulcata

Fumak, kaktus centong caisim, selada,, wortel, bunga sepatu, daun murbei, alfalfa, Bermuda grass. Untuk pemberian makanan jgn diberikan yg tinggi protein karena meyebabkan pyramiding. Contoh. Toge. Sayur kacang panjang ini tidak baik untuk kura darat.Sulcata harus makan makanan yg tinggi dengan serat (high in fiber)

Kriteria Kura darat yang sehat

- Mata bersih tidak berair

- Nafsu makan bagus.

- Badan berat, aktif.

- Tidak ada luka pada Scute (sambungan pada tempurung).

- Hidung kering.

Kura-kura dapat dipelihara di tempat ber AC dengan bantuan dari lampu agar tidak kedinginan.

Vitamin untuk kura-kura
Untuk kura-kura dengan variasi makanan yang bagus, sudah cukup hanya diberi tambahan Kalsium. Kalsium yang ada dipasaran sekarang ini adalah Rep-Cal, dapat juga diganti dengan tulang cumi/sotong yg kering.

- Jika kura-kura tersebut tidak mau makan tetapi badannya tetap berat, coba rendam dengan air hangat, biasanya karena kotoran tidak mau keluar AIR RENDAMAN JANGAN TERLALU DALAM

- JANGAN DIBERI MAKAN DOG FOOD untuk sulcata atau mazuri karena meyebabkan pyramiding

Monday, September 22, 2008

Fat Tailed Gecko



Nama: Fat Tailed gecko

Nama latin: Hemitheconyx caudicinctus

Seperti Leopard gecko (Eublepharis macularius), Fat Tailed Gecko adalah jenis gecko yang mempunyai kelopak mata, dari Famili gekkonidae dan subfamili Eublepharinae. Memiliki bentuk tubuh dan ukuran yang mirip dengan LG, tapi mempunyai cara beradaptasi yang berbeda dengan LG. Secara umum Fat Tailed Gecko adalah jenis yang sangat jinak, sedikit pemalu dan bersikap berbeda terhadap manusia yang dibanding dengan LG. Biasanya Fat Tailed Gecko yang baru saja datang akan kelihatan strees karena belum terbiasa dengan tempat baru nya. Tapi setelah beberapa lama dia akan mau kalau ditaruh di tangan.

Fat Tailed Gecko

* Negara Asal: Africa Barat , penyebaran meliputi Senegal sampai Cameroon sebelah Utara
* Habitat Tempat Tinggal: Padang Rumput, Bebatuan di bukit, Hutan terbuka, tepian-tepian sungai.
Size: Panjang 8-10 inches.
* Kebiasaan: Fat tailed geckos adalah binatang malam. Mereka biasanya agak jinak dan sedikit pemalu.
Larangan: Jangan menempatkan lebih dari 1 Jantan dalam satu kandang.
* Penampilan: Fat tailed geckos dibagi dalam dua Patern- Pertama: Dengan strip putih dipunggungnya, Kedua: Tanpa Strip di punggung. Warnanya biasanya terdiri dari beberapa warna, yang paling sering adalah warna gelap dan terang.

Fat Tailed Gecko (Orange_

* Bentuk Badan: Dengan Ekor yang gemuk paling mudah dikenali (fungsinya untuk menyimpan makanan).
* Kandang: Fat Tailed Geckos memerlukan Aquarium ukuran minimum 10 Galon, untuk satu ekor.
Aksesories: kotak persembunyian, tanaman hidup, batu, Batang kayu.
* Alas: Orchid bark, cypress mulch, coconut fiber bedding, or peat moss bisa digunakan untuk mempertahan kelembaban.
* Temperatur: Di siang hari suhu bekisar 29-32 C, Menjelang Malam hari harus diturunkan menjadi 24-27 C. Pemanas sangat diperlukan didalam aquarium,tetapi bisa memakai lampu dop, (biasanya Nocturnal dop ), Tidak perlu memakai Lampu UV (ultra Violet ). Kelembaban yang diperlukan sangat tinggi lebih dari 50%, dijaga dengan menyemprotkan sekeliling Aquariums dengan air, dan juga dengan menyediakan tempat air didalam Aquarium, atau juga bisa menempatkan spon yang sudah dibasahi di taruh di dalam kotak.
* Pemberian Makan: Fat tailed geckos dapat diberi makan jangkrik dan mealworms. Fat tailed geckos dewasa bisa diberi makan superworm atau maxworm.untuk dewasa pemberian makan cukup 2 atau 3 kali sehari, untuk masih bayi bisa 1 atau 2 kali sehari. Sebelum memberi makan sangat dianjurkan untuk memberikan tambahan vitamin yang berisi kalsium dengan cara diolesikan ke jangkrik atau mealworm.
* Musim kawin: December , Telur akan menetas dari 15 s/d 40 hari setelah perkawinan. Jumlah nya biasanya 5 clucthes.
* Cara Penetasan Telur: Suhu yang ideal untuk penetasan 26.7 -34.4 C, Temperature Sex Determined (TSD ) 26.7C = Betina, 30 C = ¼ dari total telur adalah Jantan, 32.2C = JantaN

Thanks buat Rx member “kucrut”

http://www.reptilx.com

Sunday, September 21, 2008

Blood python

pala dipong

Nama Latin: Python Curtus Brongersmai, Python Curtus Curtus, Python Curtus Breitensteini

Daerah Asal:
Semenanjung Malaysia, sumatra bagian timur dan sumatra bagian tengah (dibatasi oleh pegunungan), pulau bangka, pulau2 di selat malaka, termasuk kepulauan lingga, kepulauan riau dan pinang.

Ukuran Dewasa: 5-7 kaki

Usia: 20 tahun.

Telur yang Dihasilkan: 18-30 telur.

dipong

Di Alam:
Di daerah asalnya dipong dapat ditemukan di daerah persawahan, dan di wilayah2 yang basah. jenis ini bukan termasuk spesies yang langka dan dilindungi (tapi kalo diburu terus buat dimakan sama dijual2in ya abis juga nantinya). Ular ini adalah pemburu yang tangguh, dan merupakan pemangsa oportunis yang memakan apa saja yang hidup (mamalia kecil dan medium, dan unggas)

Mangsa (makanannya):
Tikus Putih, Rat, Marmut, Kelinci, Bebek, Ayam.

Tingkat Kesulitan Pemeliharan: Medium

Temperamen:
tergatung individu, ada yang mudah stress, ada juga yang tangguh, ada yang galak, ada yang jinak banget, ada yang langsung nyaplok!! kalo liat orang,,,

Kandang:
ukuran kandang harus memungkinkan untuk ular tersebut meluruskan tubuhnya, harus menyimpan cukup kelembaban.kebersihan kandang juga sangat mempengaruhi kesehatan ular ini, karena kandang yang kotor dan lembab dapat menyebabkan penyakit.

Alas Kandang:
Koran paling aman dan murah, spagnum moss sangat baik untuk dipong tetapi kebersihannya harus terjaga dengan baik, karena sangat mudah menyimpan kotoran dan jamur.

thanks buat Rx member “KINGBROWN”

http://www.reptilx.com

Saturday, September 20, 2008

Tegu

Tegu yang baru menetas akan memakan makanan yang sama sampai usia 1 tahun (*). Setelah itu untuk spesies Tupinambis merianae, Common name (Argentine Black and White), (Giant Tegu); and the Tupinambis rufescens, Common name (Argentine red Tegu), (Red tegu) akan berubah kebiasaan makannya.

Blue Tegu (Sampai saat ini masih dianggap Tupinambis teguixin, tapi pengklasifikasiannya belum ditentukan secara ilmiah) dan Tupinambis teguixin, Common name (Colombian Black and White), atau (Gold Tegu) akan tetap karnivora sepanjang hidupnya.

Makanan:
Semua tegu yang baru menetas adalah karnivora, yang artinya mereka hanya memakan daging. Jangkrik didust dengan vitamin, kecoa hasil ternak, ulat hongkong, ulat jerman, daging kalkun didust dengan vitamin, pingkis dan telur yang dimasak (bukan mentah) orak arik atau rebus.
Segera ambil sisa makanan agar tidak mengundang datangnya serangga, karena serangga dapat mengakibatkan stres pada reptile. Ini juga dapat membuat kandang mereka lebih bersih..

Tegu dewasa, untuk Argentine Black and White dan Argentine red Tegu. Mereka memakan kalkun, telur yang dimasak (bukan mentah) orak arik atau rebus, pengerat, ikan segar (bukan dari pet shop, untuk menghindari bahan-bahan kimia yang dipakai pada aquarium), anak ayam, anggur, tomat, strawberries, melon dan buah-buahan lembut yang lainnya. Pisang juga boleh diberikan, tapi bukan sebagai makanan rutin melainkan hanya sewaktu-waktu. Hal ini berkaitan dengan kandungan potassium yang tinggi (diketahui sebagai zat yang tidak berikatan dengan kalsium). Tidak lebih dari 1 kali setiap beberapa minggu. Selain itu pisang juga memiliki kandungan fosfor yang tinggi.

Blue Tegu, dan the Colombian Black and White, atau (Gold Tegu) memakan semua yang disebutkan diatas, kecuali buah-buahan. Saya juga menyarankan untuk mematikan hewan pengerat sebelum diberikan. Hewan pengerat hidup dapat menggigit tegumu.
Pilihan saya untuk vitamin dust adalah Herpitive atau Fluker’s.

Sebagai catatan dalam pemberian makan: Tegu bisa jadi agresif di kandang. Mereka dapat mengasosiasikan pemilik mereka dengan makanan. Ada beberapa cara untuk mencegah hal ini terjadi. Cara yang pertama yaitu dengan cara memberikan makan di kandang lain. Taruh makanan di kandang tersebut sebelum anda memasukkan tegu anda.

Cara lainnya yaitu dengan cara memberi makan pada malam hari atau ketika mereka berada di tempat persembunyian. Jadi dia tidak akan melihat anda dengan makanan. Cara yang pertama adalah cara yang terbaik untuk beberapa alasan. Pertama, anda memegang dia setiap hari, yang membantu dalam proses penjinakan. Alasan lainnya yaitu adalah untuk mencegah mereka tanpa sengaja memakan substrat, dan yang terakhir adalah, makanan akan tersaji lebih segar bila dibandingkan dengan pemberian makan pada malam hari.

Air:
Tegu membutuhkan air segar setiap hari, dan sebaiknya tempat minum mereka cukup besar bagi mereka untuk dapat berendam.

Kandang:
Tegu yang baru menetas dapat dipelihara di aquarium dengan panjang 50 cm, tetapi mereka akan tumbuh dengan cepat. Sedangkan yang dewasa membutuhkan tempat yang jauh lebih besar. Saya menempatkan tegu saya didalam kandang berukuran 2,4 mtr x 2,4 mtr. Didalam rumah saya menggunakan kandang berukuran 400 galon. Jika membuat sendiri kandang tegu anda, perlu diingat kalau kadal ini bersifat terrestrial (hidup diatas tanah), jadi ketinggian tidak diperlukan. Saya merekomendasikan kandang berukuran panjang 180 cm, lebar 90 cm dan tinggi 90 cm.

Kelembaban:
Tegu membutuhkan kelembaban yang tinggi yaitu sekitar 60%-70% (**) agar sehat dan bisa shed dengan sempurna. Diperlukan misting setiap hari, tetapi jika anda mempunyai cara lain untuk menaikkan kelembaban, itu tidak apa-apa. Ingatlah untuk tidak membuat substrat menjadi basah.

Substrat:
Saya merekomendasikan cypress mulch, orchid bark, Lizard litter, Repti-bark atau. eucalyptus mulch. Substrat ini tidak menghasilkan banyak debu pada saat kering maupun basah. Anda bisa sedikit memisting substrat agar debunya tidak beterbangan dan agar kelembabannya meningkat. Pastikan substrat tidak menjadi basah. Berilah tegumu makan di tempat yang tidak memungkinkan dia secara tidak sengaja menelan substrat. Jangna sampai dia mengalami penyumbatan saluran pencernaan.

Lighting:
Disarankan untuk memakai lampu ultraviolet full spectrum. Cahaya yang memancarkan UVB adalah suatu keharusan untuk reptil ini. Lampu ultraviolet penting untuk pembentukan vitamin D3, yang diperlukan untuk metabolisme kalsium. Sebagian orang mengatakan dengan menambahkan vitamin D3 kedalam makanan akan menggantikan UVB, tetapi saya tidak berpendapat demikian. Saya memang menggunakan vitamin dust, tetapi bukan sebagai pengganti dari sinar UV. Temperatur titik berjemur maksimum 430C dan sisi teduh 210C. Saya tidak menyarankan pemanasan dengan cara apapun pada sisi teduh kandang.

Note dari penulis:
* Di habitatnya, Argentine Black & White dan Red tuh hibernasi pas menjelang musim dingin sampai sekitar 7 bulan. Yang berarti mereka tidur dan berhenti makan. Karena di Indonesia ga ada musim dingin, jadi mereka ga hibernasi dan ga berhenti makan. Karena alesan itu, jadi mereka akan jauh lebih cepet dari usia 1 taun untuk mulai makan buah dan sayuran. Jadi pas tegu lo umur 3 bulan, mulai kasi aja buah n sayuran, taro barengan sama jangkrik, ulet hongkong/jerman, ikan atau apapun yg biasa dia makan pas kecil. Klo ga mau ya coba aja kasi setiap beberapa hari sekali sampe dia mau.

** Care sheet ini dibuat sama orang bule yg tinggal di amrik, yang kelembabannya rendah, jadi dia menyarankan buat dimist buat naikin kelembabannya. Tetapi karena kelembaban di Indonesia ga jauh beda sama habitat tegu (amerika selatan), jadi ga perlu dimist.

Ditulis oleh Bobby Hill, breeder tegu.
Diterjemahkan dan dipost dengan ijin dari penulis oleh shadowsong

http://www.reptilx.com

Friday, September 19, 2008

Bearded Dragon complete care

Untuk hatchling berukuran 12 inchi, 15 gallon tank sudah cukup. Itu sudah cukup untuk sang beardie untuk berlari-lari dan berolahraga. Tetapi tidak boleh terlalu besar hingga sang beardie tidak bisa mengejar mangsanya. Untuk adult bearded dragons, mereka membutuhkan 55 gallon tank untuk mereka agar ada ‘living space’ dan tetap menjaga natural display-nya. Setidaknya, bearded dragon membutuhkan 4ft/square luas lantai.
Substrate:

REPTILE BARK

Bedding reptile bark bukanlah pilihan yang baik karena jangkrik bisa mengumpat dibawah kayu-kayu dan mengganggu dragon anda di malam hari. Alasan lain adalah Karena dragon anda dapat dengan tidak disengaja memakan kayunya

PLAY SAND

Ini adalah cara yang lebih ekonomis dan low maintenance untuk beardie. Karena jika mereka ke ‘toilet’ hanya harus dikeluarkan dengan sekop. Dan untuk baby beardie, pasirnya harus disaring dulu karena masih banyak kerikil.

NEWSPAPER

Ini adalah set-up yang paling ekonomis jika anda tidak memikirkan display dari tank tersebut. Tinta dari Koran tidak akan melukai dragonmu, tetapi hanya akan mengotori kaki mereka.
Behavior:

BEARD DISPLAY

Ini biasanya ditemukan pada male dragons untuk menentukan hierarchy pada breeding season dengan membesarkan jenggotnya dan merubahn warnanya menjadi hamper hitam seluruhnya. Yang biasanya bisa terlihat sampai ke daerah dada.

KEPALA BOBBING

Kelakuan ini dilakukan oleh dragons untuk menentukan ‘Bos’ di territory mereka. Coba taruh mereka ditengah lantai ruang tamu dan pasti akan melakukan ini.

ARM WAVING

Ini biasanya dilakukan oleh female dragons untuk menjawab head bobbing dan veard display yang dilakukan oleh male dragons yang tidak dominan. Tetapi sama juga terlihat seperti head bobbing tetapi dalam slow motion.

RAISED TAIL

Ini dilakukan ketika breeding season untuk memberikan sinyal bahwa dia tahu bahwa sang jodohnya ada dan sebagai “acceptance”. Tetapi dragons muda juga melakukannya ketika sedang berburu
Food:

VEGGIES

Ada banyak seleksi makanan hijau buat Beardie yang tinggi akan kalsium untuk diberikan. Ada … kale, argula, collard &mustard greens, parsley, dandelion greens, bunga, endives, radish, carrot, atas lobak, excarole dan chicory endive. Untuk makanan yang lebih bervariasi, bisa dicampur dengan squash, jagung, peat, wortel diserut, zucchini, timun. Yang penting adalah variasi makanan untuk dragon anda. Untuk buah, beardie bisa diberikan cantaloupe, apel, blueberry, pear, anggur, raspberries dan semuanya dipotong untuk menghindari choking.

GUTLOAD (FOR BUGS)

Jangkrik, ulet hongkong dan uklet jerman sangatlah banyak di pasaran, tetapi mereka tidak mendapatkan nutrisi yang maksimal, karena itu mereka dapat diberika gutload sebelum dimakan oleh dragon anda. Untuk gutload, makanan yang paling bagus adalah : baby cereal, jeruk, wortel, kentang

SUPLEMEN

Apa yang “wajib” diberikan Kepada dragons lagi adalah calcium supplement. Rep-cal calcium adalah pilihan terbaik untuk dragon anda. Pemberian kalsium seharusnya diberikan 2 hari sekali. Dragons juga bisa diberikan herptivite tetapi harus diberikan tempat berolahraga karena dapat menyebabkan keracunan vitamin A

sumber : www.reptilx.com

Thursday, September 18, 2008

Ball Python


Nama Umum: Ballphython, Royal Phython
Nama Ilmiah: Phython Regius

Panduan Singkat

Makanan: Rat, tikus kecil(tiput)
Temperatur: 26-28 Celcius / 31-33 Celcius( Sewaktu di Jemur)
Kelembaban: 50%-60
Usia : 20-30 tahun/ Mungkin Lebih..

Deskripsi

Pada umumnya Ballphython relatif kecil, spesies phython bertubuh tebal dengan leher ramping dan kepala kecil. Ballphython liar pada umumnya memiliki warna dan pattern yang bervariasi tapi semua memiliki motif coklat yg cenderung berbentuk gelembung, bulat , atau oval di balik background hitam( seperti pada gambar). Tapi berkat para breeder dan pengemar, ballphython telah berkembang dengan bermacam warna dan pattern yang baru (morph).

Ballphython ditemukan di alam bebas, tengah dan barat Afrika biasanya mereka membuat rumah di bekas lubang tikus atau lubang rayap. Nama mereka “Ball” berasal dari kata bola karena sifat mereka yang cenderung membulat atau menjadi bola pada saat mereka merasa terancam. Karakter mereka yang cenderung tidak aggresive pada saat mempertahankan diri dan ukuran tubuh yang ditentukan (kecil) membuat mereka populer di dunia satwa peliharaan.

Tempat Tinggal

Cara paling populer dan nyaman untuk tempat tinggal ballphyton adalah mengunakan aquarium, container plastik, atau terrarium buatan yang alami. Apapun pilihannya ada persyaratan untuk tempat tinggal ballphython :

Adanya ventilasi sehingga tidak menyebabkan udara tersumbat
Adanya tempat sembunyi , berendam untuk penyesuaian suhu
Kelembaban yang cukup
Ruang gerak yang cukup
Keamanan untuk mencegah ular keluar dari kandangnya

Untuk ballphython remaja kandang ukuran 10 gallon sudah cukup,sedangkan untuk dewasa bisa 40 gallon sudah cukup.

Aquarium kaca

Aquarium memiliki ukuran yang bervariasi dan memudahkan untuk dilihat dari luar tetapi memiliki kelemahan dalam ventilasi biasanya hanya bagian
atas saja yang terbuka.

Container plastik
container pada dasarnya sama dengan aquarium memiliki ukuran yang bervariasi tapi memiliki kemudahan untuk ventilasi dimana kita dapat melubangi dinding kontainer dengan obeng atau besi panas sehingga memudahkan ventilasi udara sayang nya container cenderung susah dilihat dari luar.

Modifikasi
Jika menginginkan hasil maksimal maka kita dapat mengunakan terrarium
khusus dimana disamping mengunakan plastik berlubang dan didepannya mengunakan kaca. Sehingga kita mendapatkan hasil yang maksimal.

Subtrat

Jangan sekali-sekali mengunakan kayu pinus atau batang cemara sebagai subtrat karena mengandung racun yang membahayakan buat kesehatan ballphython. Pasir, kerikir, walnut, juga pilihan yang buruk untuk subtrat.

Pilihan untuk subtrat adalah bahan yang selalu tersedia , mudah di rawat atau mudah diganti, mudah dibersihkan. Substrat sebaiknya dicheck tiap hari dan diganti apabila sudah kotor (pup ular). Beberapa option untuk substrat :
* Koran
* karpet khusus reptil
* karpet biasa
* sekam Kelapa

Untuk lebih jelas bisa dikonsultasikan dengan ahli, breeder karena masing2 subtrat mempunyai kelebihan masing2.

Persembunyian

Ballphython cenderung pemalu dan aktif pada malam hari, mereka menyukai tempat yang gelap dan aman untuk bersembunyi dan melingkar. Sangat baik jika bisa menyediakan dua tempat persembunyian
satu yang cenderung hangat dan satu cenderung bersuhu dingin. Supaya ular dapat menyesuaikan dengan suhu tubuhnya.

Tempat persembunyian dapat dibuat sendiri atau beli jadi dengan ukuran dan material yang bermacam-macam. Untuk perawatan yang mudah sebaiknya tempat persembunyian mudah dibersihkan sehingga kebersihan tetap terjaga. Ukuran sebisa mungkin jangan terlalu besar diusahakan pas dengan ularnya sehingga ular merasa dipeluk didalam tempat itu.

Temperatur

Menjaga suhu yang pas sangat penting untuk kesehatan ballphython, apabila suhu tidak pas akan berpengaruh pada nafsu makan, pernafasan. Untuk alasan ini anda perlu memonitor temperatur secara akurat dengan mengunakan thermometer, biasanya yang digital supaya lebih mudah dipantau.

Sumber Panas

Jangan mengunakan heating rocks atau plat pemanas di dalam kandang, karena dapat menyebabkan kulit ballphython terbakar.
Apabila mengunakan elemen pemanas taruh dibawah kandang untuk mencegah kontak langsung dengan ular, usahakan ada ruang sisa untuk sirkulasi udara elemen pemanas supaya tidak menimbulkan panas yang berlebihan.
Cara lain dengan mengunakan heating bulb/ lampu pemanas guna menjaga tingkat kelembaban didalam kandang.

Kelembaban

50-60% saat normal
60-70% saat akan shedding(ganti kulit)
Menjaga kelembaban juga penting untuk kesehatan ballphython karena kelembaban yang terlalu berlebih akan berakibat tumbuhnya bakteri, jamur . Menjaga kelembaban dapat mengunakan tempat berisi air atau mengunakan humidifier untuk mengurangi kelembaban.

Lighting

lampu UV atau lampu suplemen tidak perlu untuk ballphython, cukup mengunakan ambient dari lampu ruangan dengan jadwal tertentu (siang atau pagi). Kelebihan cahaya dapat mengakibatkan stress pada ular.

Air

Ballphython anda membutuhkan air bersih setiap saat. Anda dapat mengunakan tempat air atau mangkok yang agak berat supaya tidak tumpah pada saat ular masuk untuk berendam. Selalu ganti air dan bersihkan tempatnya setiap hari.

Feeding

Ballphython adalah pemakan tikus, dalam penangkaran makanan yang digunakan adalah tikus kecil atau tikus dewasa. Usahakan makanan selalu tetap sama(karena Ballphython akan mengingat makanan favoritenya) dan mudah di cari di pasaran.
Ukuran tikus dan seberapa sering ballphython diberi makan sering menjadi perdebatan. Banyak penghobby memberi tikus ukuran sebesar badan dari ular tersebut, dengan memberi ukuran yang lebih kecil dibanding standar akan membuat nafsu makan ular tetap konsisten. Ballphython dewasa dapat makan tikus dengan berat 50-60 gram setiap minggunya.
Tingkat keseringan untuk memberi makan tergantung dengan ukuran makanan yang kita berikan. Jika ukuran tikus yang kita berikan kecil maka kita cukup memberinya seminggu sekali, tapi juka ukuran nya besar bisa kita berikan per 10 hari. Untuk tikus yang teralu besar bisa menyebabkan nafsu makan hilang dikemudian hari dan jadwal pemberian makan terganggu.
Ballphython merespon baik untuk pemberian makan yang terjadwal. Memberi makan setiap 7 hari pada hari yang sama adalah cara yang baik untuk menjaga jadwal makan dan ular sendiri akan terbiasa.
Di dunia reptil masih diperdebatkan untuk memberi makanan hidup atau pra mati(pre-killed) untuk itu bisa dikonsultasikan ke masing hobby.

Makanan Hidup: jangan meninggalkan tikus hidup dalam kandang tanpa kita awasi , dan jangan meninggalkan tikus hidup lebih dari 20 menit. Jika ular tidak makan mangsanya dalam waktu itu, segera keluarkan tikus dari kandang dan beri makan lagi sesuai jadwal makan selanjutnya. Karena tikus tersebut dapat melukai ular anda. Kehilangan makanan tidak akan melukai ular anda.

Pre-Killed anda bisa memilih untuk membunuh tikus terlebih dahulu sebelum diberi ke ballphyhon anda. Dan pastikan tikus tersebut benar-benar sudah mati. Karena tikus yang pingsan bisa tiba-tiba bangun dan berbahaya untuk ular anda. Bunuh tikus itu secepat mungkin dan painless( tanpa terasa).

Frozen Tikus beku yang kemudian di lunakan(dicairkan) dengan mengunakan air panas(bukan air mendidih atau direbus langsung) dapat diberikan setelah menjadi hangat.

Aroma makanan atau tikus beku yang dihangatkan atau tikus hidup yang didekat kan pada ular anda akan sangat membantu penciuman ular dan membangunkannya sehingga dapat segera memakan tikus tersebut.

Mengapa Ular anda tidak mau makan?

Kebanyakan kasus ular tidak mau makan terjadi pada ular yang masih remaja (baby). Terutama pada saat mereka akan sheeding. Berikut adalah beberapa kemungkinan penyebab ular anda tidak mau makan.:

Kurangnya keamanan Tidak ada tempat persembunyian, atau tempat persembunyian terlalu besar, biasanya ular menyukai tempat sembunti yang sempit dan gelap disana mereka akan merasa aman. Kondisi lingkungan yang terlalu ramai,( diatuh didepan jalan raya). Atau terlalu banyak orang yang lewat didepan kandang, semua dapan menyebabkan ular anda tidak mau makan karena merasa tidak aman.

Terlalu sering dipegang jika ular sering dimainkan atau sering dipindah-pindah kandang, dipegang terlalu lama dapat menyebabakan ular merasa lemah dan akan kehilangan nafsu makan.

Temperatur yang tidak sesuai suhu yang terlalu panas atau terlalu dingin atau perubahan suhu yang drastis dapat menyebabkan hilangnya nafsu makan. Usahakan agar suhu tetap konsisten dengan mengunakan thermometer disesuaikan dengan suhu standar yang digunakan.

Penerangan yang tidak perluterlalu banyak lampu atau cahaya yang 24 jam nonstop dapat menyebabkan ular anda stress. Harus ada sklus siang dan malam pada kandang.

Perubahan makanan Perubahan makanan yang seperti tikus kecil menjadi tikus besar atau hewan pengerat lainnya. Dapat membuat ballphython anda tidak mau makan. Tapi perubahan seperti ini dapat dilakukan dengan kesabaran dan terus menerus, maka ular anda akan dapat merubah kebiasaan nya.

Memberi makan yang berlebihan pemberian makanan yang tidak perlu , merubah tempat persembunyian, memindah tempat makan . Dapat menyebabkan ular kehilangan nafsu makan.

Makanan terlalu besar ukuran makanan yang terlalu besar bisa mebuat ular anda tidak mau makan, semisal dimakanpun bisa merusak jadwal makan yang selanjutnya karena masih terlalu kenyang.

Bakteri/ Kutu Kutu atau bakteri pada ular anda bisa menyebabkan nafsu mkan hilang. Untuk itu selalu jaga kebersihan dikandang untuk mencegah, seandainya sudah terkena kutu anda dapat membeli obat anti kutu untuk menghilangkan nya( sebaiknya dikonsultasikan ke ahli/ hobby)

Musiman Musim kawin dapat menyebabkan ular anda tidak mau makan berminggu2 apalagi jika lawan jenis nya terdapat didekatnya.

Sakit Jika semua kemungkinan diatas tidak ada maka kemungkinan paling buruk adalah sakit, adanya parasit didalam tubuhnya, atau infeksi pada kulit, mulut, sisik, atau sistem pernafasan. Untuk kasus ini segera konsultasi kan ke dokter hewan atau ahli reptil.

Sayangnya ballphython adalah ular yang dapat berpuasa selama berbulan -bulan tanpa menderita sakit, untuk hal ini anda harus menyediakan waktu untuk mencari penyebabnya dan beri ular anda makanan yang konsisten dan terjadwal. Sebaiknya jangan beri makan yang terlalu besar, atau bervariasi, atau tidak tentu jadwalnya supaya hal ini tidak terjadi.

Shedding

Menjaga tingkat kelembaban, kebersihan, makanan akan membantu proses shedding(pengantian kulit) pada ular anda. Banyak orang percaya sisa pengantian kulit yang utuh satu badan merupakan tanda bahwa ular anda sehat. Tapi selama hasil dari proses shedding ular anda tetap mulus dan utuh maka anda tidak perlu kuatir meskipun sisa kulit yang diganti tidak utuh satu badan.
Tanda-tanda ular anda akan shedding biasanya perut ular akan terlihat pink, atau kemerah-merahan dan mata akan berwarna biru-putih susu warna kulit yang pudar. Tanda ini akan muncul beberapa hari sebelum shedding, untuk itu jaga tingkat kelembaban untuk shedding 60-70% untuk membantu proses tersebut. Sediakan air bersih untuk berendam.

Selamat memelihara Ballphython!!!

Translated from www.ball-pythons.net
mohon maaf apabila ada yang dikurangi atau ditambah dari text aslinya.
Karena keterbatasan kemampuan.

Wednesday, September 17, 2008

Red Head Agama

Common Name: Red Head Agama

Scientific Name: Agama agama
Distribusi : Afrika
Ukuran : 13″ - 15″ = 32,5cm - 37,5cm

HABITAT ALAM :
- Semi gurun dan permukaan berbatu di Afrika.
- Pemeliharaan ukuran dewasa membutuhkan vivarium yang cukup besar
- Direkomendasikan : 48″ x 18″ x 18″ = 120cm x 45cm x 45cm

Red Head Agama

PERILAKU :
- Jinak dengan handling yang rutin.
- Jantan cenderung territorial, pisahkan dari jantan lainnya.
- Kadal ini aktif di siang hari

LINGKUNGAN :
- Gunakan lampu UVB 5%, 12-14 jam perhari.
- Sediakan area berjemur, tetap ada jalan ke area yang lebih dingin.
- Sediakan banyak area untuk memanjat.
- Sediakan kayu, batu di tempat berjemur
- Sediakan tempat sembunyi dari cork bark atau tumpukan batu.
- Substrate: Tanah akar anggrek (Orchid bark sand) dan atau Tanah liat juga boleh

SUHU:
Suhu harian setidaknya :
- Basking area 90 derajat Fahrenheit
- Area dingin 80 derajat Fahrenheit
- Suhu di malam hari antara 74-80 derajat Fahrenheit
- Gunakan reptile heat mat selama 24 jam untuk menghangatkan bagian dasar vivarium.

KELEMBABAN:
Kadal ini hanya membutuhkan tingkat kelembaban yang rendah

KEBUTUHAN AIR:
- Hanya membutuhkan mangkuk kecil air untuk minum
- Ganti air secara rutin/tiap hari

KEBUTUHAN NUTRISI:
- Kadal ini adalah pemakan daging / carnivores, dalam arti diet utama-nya adalah : Serangga : Jangkrik, locusts, mealworm dan waxworm —- bisa dikasih juga ulat jerman, ulat hongkong, ulat bambu.
- Berikan makanan secara bervariasi untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya, dan juga lebih baik diberikan vitamin tambahan.

Tuesday, September 16, 2008

Perawatan Iguana Hijau

Nama Iguana hijau
Nama Latin Iguana iguana

Negara Asal
Amerika bagian Tengah dan bagian Selatan Central and South America. Iguana yang import kebanyakan dari Columbus, El Salvador, Hoduras, Peru, Mexico dan Suriname.

Size: Iguana dewasa bisa mencapai 1.8 mtr.

Umur: Apabila di pelihara dengan baik bisa mencapai usia 20 tahun.

Catatan: Banyak orang yang berpikir bahwa Iguana adalah hewan untuk pemula dalam pemeliharaan reptile, tapi sebetulnya itu adalah hal yang keliru. Iguana memerlukan penanganan yang serius yang biasanya diluar dari kemampuan pemula. Hal ini disebabkan kurangnya informasi dan pengetahuan yang menyebabkan Iguana mati sebelum dewasa. Dalam memelihara Iguana, harus memperhatikan kandang dan makanan.

Penampilan Umum: Iguana adalah hewan yang paling sering dikenal sibagai Kadal. Iguana memiliki lima jari di tiap kakinya, memiliki “jengger”. Semua jenis Iguana memiliki duri yang berada di sepajang punggungnya. Berbeda dengan yang diketahui masyrakat bahwa warna iguana adalah hijau, semua juvenil mempunyai warna hijau, tapi setelah mereka dewasa, warna tubuhnya berubah menjadi coklat cenderung oranye dengan garis pada ekornya.

Kandang: 2.5 – 3.6 M Panjang x 1.2 – 1.5 lebar x 1.8 m Tinggi. Tempat minum harus disediakan di dalam kandang. Ranting untuk menajat atau pohon juga bisa disedikan di dalam kandang.

Temperature: Iguanas berasal dari tempat yang bersuhu tropic dan perlu tempat yang hangat, Suhu yang baik adalah 26 C s/d 29 C, tempat berjemur 32 C s/d 35 C. sebaiknya di kandang di pasang Thermometer untuk memantau keadaan suhu.

Panas dan Pencahayaan: Sinar UV baik untuk menjaga metabolism dan pertumbuhan tulang pada Iguana, Tanpa sinar ultra violet Iguana akan mudah sakit dan bisa menyebabkan kematian.

Alas: Iguanas sering kali menggunakan lidahnya untuk mengidentasi suatu benda maka alas yang berbahan dari serutan kayu tidak bisa digunakan karena akan menyebabkan tertelannya benda yang ada. Sebagai alas bisa digunakan Kertas koran atau kertas bekas, bisa juga di gunakan sejenis carpet karet atau bisa juga digunakan

Kelembaban: Kelembaban yang disukai adalah 65 % - 75 % . bisa digunakan pengairan yang menggunakan mesin atau pun bisa juga disemprot sehari dua kali untuk mempertahankan kelembaban.

Diet: Iguana adalah binatang pemakan tumbuhan. Sebaiknya untuk memberikan makanan dari bahan yang terbuat dari tumbuahn yang terdiri dari 40 - 45 % hijau –hijauan (collard, turnip, mustard, dandelion, escalore dan Cress), Kemudian 40 – 45% adalah Sayuran (green bean, butternut, kabocha, snap dan atau peas, pasnip, asparagus, okra, alfalfa (yang matang bukan tunas), onions, mushrooms, bell peppers, sweet potato, zucchini, yellow squash dan carrot ). 5 – 10 % adalah (Blackberris, strawberri, raspberri, grapes, manggo, melon, papaya, banana dan apel.) Tidak dianjurkan memberi makanan dari tanaman liar karena bisa menyebabkan iguana terkena penyakit.

Maintenance: Jagalah agar kandang selalu bersih, alas dan kandang bisa dibersihkan dengan pemutih dicampur air sebnyak 5 %, setelah itu disiram dengan air bersih agar sisa pemutihnya hilang, dan tidak meracuni Iguana. Selalu cuci sebelum dan setelah memegang iguana dan atau alat-alatnya.

sumber : www.reptilx.com

Monday, September 15, 2008

Kura-kura Moncong Babi (Carettochelys insculpta)

kura2 moncong babiHewan air yang satu ini merupakan hewan asli Indonesia. Kura-kura moncong babi (Carettochelys insculpta), disebut juga fly river turtle, terdapat disungai-sungai di Papua, yaitu di daerah Danau Jamur hingga daerah Merauke, dan daerah utara Australia. Kura-kura ini merupakan kura-kura yang ‘Full Aquatic’, dimana hampir seluruh hidupnya dihabiskan di air, mereka baru akan pergi ke daratan hanya untuk bertelur.

Hal yang unik dari kura-kura ini adalah bahwa mereka memiliki kaki-kaki yang lebih menyerupai sirip renang, seperti pada penyu air laut, satu hal yang mendukung bahwa mereka lebih beradaptasi untuk kehidupan dalam air.

kura2 moncong babi2 Kura-kura ini mendapat julukan ‘Kepala Babi’ atau ‘Moncong Babi’ karena memiliki moncong yang menyerupai hidung babi. Tempurung (karapas) kura-kura ini lebih menyerupai kulit tebal dibandingkan dengan tempurung kura-kura lainnya, karena kura-kura ini memang lebih dekat dengan keluarga kura-kura yang bertempurung lunak (soft-shell), seperti labi-labi.

Pada kura-kura ini, bagian tubuh sebelah atas, karapas (tempurung) dan kaki-kaki berwarna abu-abu gelap, sedangkan bagian tubuh sebelah bawah berwarna terang, hal tersebut merupakan kamuflase agar pemangsa sulit menemukan mereka. Kura-kura Moncong Babi dapat tubuh besar, mereka bisa mencapai berat 22,5 kg, dan panjang 56 cm. Walaupun demikian, sebagai hewan peliharaan biasanya sulit mencapai ukuran tersebut.

Sunday, September 14, 2008

Memberi makan kura-kura Indian Star

oleh A. C. Highfield

ImageKebutuhan makanan kura-kura darat Indian Star (Geochelone elegans) berada diantara kura-kura Mediterranea (jenis Testudo) dan kura-kura Leopard (Geochelone pardalis).

Di tangkaran, kura-kura Indian Star seharusnya tidak diberikan buah dalam jumlah banyak atau secara rutin jika begitu mereka akan menderita kelainan saluran pencernaan yang serius.

Mereka membutuhkan makanan yang berserat tinggi, rendah kadar gula dan karbohidrat yang mudah dicerna dan yang terutama terdiri dari daun hijau kasar, dicampur dengan rerumputan dan bunga-bunga.

Anakan kura-kura dan kura-kura betina yang sedang bertelur memerlukan kalsium yang cukup banyak. Maka gunakanlah selalu suplemen pada tahap ini.

Makanan yang baik untuk kura-kura Indian Star adalah:

Image

Kembang Sepatu

Inggris: Hibiscus

Yang dapat dimakan: daun dan bunga

Image

Murbei, besaran (Jawa).; Kerta, kitau (Sumatera)

Inggris: Mulberry

Latin: Morus alba

Yang dapat dimakan: daun

Image

Petunia

Yang dapat dimakan: daun dan bunga

Image

Semanggi
Inggris: Clover

Image

Jombang, taraksakum (Jawa)

Inggris: Dandelion

Latin: Taraxacum officinale Weber et Wiggers

Image

Ki urat, ceuli, c. uncal (Sunda), meloh kiloh, otot-ototan,; Sangkabuah, sangkabuah, sangkuah, sembung otot,; suri pandak (Jawa). daun urat. daun urat-urat, daun sendok,; Ekor angin, kuping menjangan (Sumatera). ; Torongoat (Minahasa).

Inggris : greater plantain, common plantain, plantain weed

Latin: Plantago

Lidah Mertua

Inggris: Snake Plant

Latin:Sansevieria sp.

Latin: Mesembryanthemum sp.
Latin: Crassula sp.
Rumput halaman segar


Coba hindari makanan salad (sayuran campuran) dari supermarket. Karena salad ini tidak menyediakan serat yang cukup dan lebih condong mengandung element dan nutrisi yang buruk. Ribuan bayi kura-kura Indian Star dijual tiap tahunnya di berbagai tempat di dunia sebagai hewan peliharaan. Dan mayoritas kura-kura mati dalam 12 bulan karena cara pemberian makan dasar ini diabaikan. Jika anda memelihara jenis ini, anda harus menyediakan makanan yang cukup dan harus memastikan baik kalsium dan vitamin D3 terpenuhi.

Saturday, September 13, 2008

Merawat Kura-Kura Indian Star

oleh A. C. Highfield

Image Umum

Salah satu kura-kura darat di dunia yang paling terlihat beda daripada yang lain. Tanda markingnya yang mencolok membuat hewan ini menjadi incaran para kolektor. Ekspor terlarang yang terus menerus terjadi menjadi ancaman yang cukup besar akan hilangnya habitat dan daerah sumber makanan untuk kura-kura tersebut. Menurut data yang ada, kura-kura ini dapat diketemukan di Pakistan dan daerah utama penyebarannya terdapat di India dan Sri Lanka dimana kepadatan populasinya masih bisa dikatakan bagus

Taksonomi

Kura-kura darat ini sepertinya berhubungan dekat dengan Burma Geochelone playtona, yang mana perbedaan utama terletak pada garis sinar pada plastorn dan memiliki lebih banyak sinar/bintang pada costalnya. Menurut beberapa authoriti, geochelone elegans mempunyai bentuk conical yang lebih banyak pada vertebral dan costalnya dibanding playtona, tetapi karakter ini sangatlah bervariasi meskipun pada elegan sendiri dan mungkin berhubungan dengan asal geografisnya.

Uraian

Ukuran maksimum kura-kura indian star yang pernah dicatat adalah kurang lebih 350mm, tetapi banyak spesimen yang lebih kecil, biasanya diantara 250mm SCL. Karapas(cangkang)nya ditandai dengan bentuk bintang yang bersinar. Karakteristik ini juga ditemui pada bagian plastornnya(dasar). Setiap kostal dan vertebral scute mempunyai bulatan kuning besar yang dikelilingin oleh beberapa garis-garis yang memancar.

Kura-kura indian star diketemukan di habitat kering liar, daerah hutan semak, batasan antara gurun pasir dan daerah tandus. Kura-kura ini juga hidup di daerah rerumputan kaki bukit dan perbatasan area cultivated. Dilihat dari sini sepertinya spesies ini seolah-olah kuat dan mudah beradaptasi, tetapi di captiviti kura-kura ini termasuk sebagai kura-kura yang sangat sensitif dan delikat. Kura kura ini juga tidak dapat bercampur baik dengan spesies lainnya dan dianjurkan dirawat pada satu grup.

Pada cuaca yang baik, kura-kura ini sebaiknya diberi kesempatan ke daerah terbuka sebanyak mungkin. Beri tempat berteduh dalam bentuk semak-semak dan tumbuhan pendek sebagai tempat berteduh mereka dari terik sinar matahari tengah hari. Pada cuaca dingin dan selama musim dingin, daerah yang luas, daerah dalam ruangan atau greenhouse yang dihangatkan sangat penting yang mana suhu siang harus dijaga diatas 20 derajat Celsius. Fasilitas lampu spot atau lampu jemur(basking) infrared juga sangat berguna. Suhu malam hari harus diatas 10 derajat Celcius.

Kura-kura Indian star adalah hewan pemakan tumbuhan-herbivora, di alamnya makanannya lebih ke rerumputan. Dalam captivity, indian star harus diberi makanan yang mengandung banyak serat sebab kalau tidak dapat menyebabkan diare atau masalah parasit usus yang sering terjadi.
ImageUntuk persediaan cairan, beberapa tomat dan ketimun dapat diberikan ke kura-kura ini. Makanan pokoknya dapat ditambah dengan banyak suplemen seperti Vionate dan Nutrobal karena kura kura ini memiliki kebutuhan kalsium yang banyak.

Friday, September 12, 2008

Indian Star care sheet

Indian star (geochelone elegans), berasal dari daerah india. Dapat mencapai ukuran hingga 28 cm, tetapi pada umumnya hanya mencapai ukuran 25 cm untuk betina dan 15 cm untuk jantan. Ada 2 macam istar yaitu istar biasa dan srilangka star.

Musim kawin adalah pada musim hujan sekitar bulan juni hingga oktober. Bertelur pada bulan april hingga november dengan jumlah clutch (kelompok telur) 3-9 clutch. Masing-masing clutch bervariasi antara 3-9 tergantung besarnya dan asupan gizi dari jantan dan betina. Telur akan menetas dalam waktu 147 hari di alamnya. Di alamnya indian star memakan rumput, buah-buahan yang jatuh dan daun-daun dari tanaman yang mengandung air (succulent).

Habitat

Habitat aslinya bervariasi mulai dari hutan tropis hingga padang rumput di daerah india. Pada musim hujan kura ini akan aktif sepanjang hari. Sedangkan pada musim kering kura ini hanya aktif pada pagi hari dan sore hari.

Pemeliharaan

Karena berasal dari negara tropis yang hampir sama musimnya dengan indonesia, pemeliharaan kura ini tidaklah terlalu sulit. Indian star harus direndam pada pagi hari pas ada matahari pagi selama 15-25 menit untuk minum dan buang kotoran. Air rendaman gunakanlah air hangat. Rendaman air sesuai dengan ukuran kura-kura, kira-kira seperempat sampai separuh tempurung. Jangan terlalu dalam karena dia adalah kura darat. Setelah buang kotoran, angkat kura ini dan taruh di tempat kering di bawah sinar matahari pagi dan diberi potongan sayuran untuk makan. Dan jangan lupa di kontrol dengan obat cacing untuk jaga seperti pakai combantrin atau vermox.

Jangan menjemur kura-kura terlalu lama

Kalau menjemur terlalu lama kura-kura dapat mengalami dehidrasi kalau menjemur terlalu lama kura-kura dapat mengalami dehidrasi dan menyebabkan kematian, usahakan hingga badannya hangat atau memberi tempat perlindungan pada kandang kura-kura sehingga jika terlalu panas kura tersebut dapat menjauhkan diri/bersembunyi di tempat teduh.

Jangan menjemur kura-kura tanpa diawasi

Biarpun kelihatan lambat, tapi kura-kura juga pandai melarikan diri.

Pada musim hujan gunakan lampu khusus reptil yang mengandung uva-uvb (full spectrum lamp).

Uva digunakan untuk menambah selera makan dan memproses makanan di tubuh reptil.

Uvb digunakan untuk memproses vitamin d3 pada makanannya karena reptil tidak bisa mensintesa vitamin d3 tanpa bantuan uvb. Tempat berjemur diusahakan mempunyai suhu 31-34˚c, sedang suhu kandang sekitar 28-32˚c. Gunakan termometer untuk mengukur suhu jangan kira-kira, karena kadang perkiraan kita meleset jauh.

Makanan yang baik untuk istar

Fumak,

kaktus centong,

bunga sepatu,

plantein (ki urat),

caisim,

selada,

wortel,

okra.

Kriteria kura darat yang sehat

Mata bersih

Nafsu makan bagus.

Badan berat, aktif.

Tidak ada luka pada scute (sambungan pada tempurung).

Hidung kering .

Kura-kura dapat dipelihara di tempat ber ac dengan bantuan dari lampu agar tidak kedinginan.

Vitamin untuk kura-kura

Untuk kura-kura dengan variasi makanan yang bagus, sudah cukup hanya diberi tambahan kalsium. Kalsium yang ada dipasaran sekarang ini adalah rep-cal, dapat juga diganti dengan tulang cumi/sotong yg kering.

Jika kura-kura tersebut tidak mau makan tetapi badannya tetap berat, coba rendam dengan air hangat, biasanya karena kotoran tidak mau keluar dan air rendaman jangan terlalu dalam,

Thursday, September 11, 2008

Cara Memilih Kura-kura Brazil

Pepatah lama bilang: teliti sebelum membeli, biar gak rugi nanti. Nah RES yang dijual dipasaran belum tentu semuanya bagus atau sehat. Berikut adalah tips-tips yang sebaiknya kita lakukan pada saat membeli RES.

1.) Perhatikan kumpulan kura-kura yang akan Anda beli. Pastikan airnya bersih. Kura-kura harusnya terlihat aktif dan waspada. Pilih salah satu yang aktif yang menarik perhatian Anda.

2.) Ambillah. Kura-kura tersebut harusnya terasa memiliki berat yang memadai. Jika kura-kura tersebut aktif selama berada di tangan Anda, gerakan-gerakan kakinya dapat memberi gambaran akan tenaganya. Jika kaki belakangnya ditarik perlahan, Kura-kura tersebut harusnya memliki respon yang baik (menarik kakinya kembali). Kura-kura yang sakit biasanya terlihat dari berat yang kelewat ringan, dan mereka memiliki daya respon yang lemah.

3.) Perhatikan baik-baik bagian kepalanya. Matanya harus terlihat terbuka lebar dan cerah. Hindari binatang dengan mata cekung, tertutup, atau berair. Perhatikan bagian pipinya, mereka harusnya terlihat sedikit menonjol dengan ukuran yang sama, ketika kepalanya dilihat dari atas. Hindari binatang yang salah satu pipinya cekung ke dalam atau lebih besar ketika di bandingkan.

4.) Perhatikan bagian kaki-kakinya, pastikan tidak ada luka ataupun pembengkakan yang aneh. Periksa juga bagian ekor, apakah ada luka atau pembengkakan aneh juga.

5.) Sekarang perhatikan tempurungnya. Periksa apakah ada luka atau tanda-tanda infeksi baik di bagian karapas (tempurung) ataupun bagian bawah tubuhnya. Bentuk infeksi tersebut akan tampak seperti potongan kecil berwarna gelap/terang yang tidak biasa pada tempurung atau bagian bawahnya. Sementara memegang kura-kura itu ditangan, tekan tempurungnya perlahan-lahan. Jika terasa lembut dan lentur, jangan pilih kura-kura tersebut. Tempurung yang lembek atau lentur adalah tanda-tanda dari penyakit tulang (metabolic bone disease). Cara lain untuk mengetahui radang tulang adalah dengan menekan secara perlahan bagian pinggiran tempurung yang tipis (sisi belakang tempurung). Kura-kura yang mengalami radang tulang akan memiliki sisi-sisi tempurung yang lentur. Jika gejala radang tulang itu tidak begitu parah, seekor kura-kura dapat dirawat dengan cara memberikan makanan yang banyak mengandum kalsium dan tambahan vitamin D3.

Bila semua ‘tes’ tersebut telah dilaksanakan dan hasilnya baik, maka, belilah kura-kura tersebut.

Wednesday, September 10, 2008

Memelihara kura-kura Brazil





Kura-kura brazil adalah salah satu kura-kura air yang sudah populer dipelihara. Kura-kura brazil juga dikenal sebagai kura-kura red-ear slider atau latinnya trachemys scripta elegans Pada lembar pemeliharaan ini, pemeliharaan umum akan dibahas untuk jenis spesies ini. Pencarian/riset yang lebih lanjut sangat penting untuk membangun rencana perawatan yang terbaik untuk spesies yang dipelihara.

Pemeliharan Dalam Ruangan (Indoor)

Bentuk akomodasi dalam ruangan yang paling berguna adalah aquarium. Untuk anakan kura-kura, kedalaman air dianjurkan antara 7,5 cm sampat 15 cm dengan batu batuan untuk daerah kering untuk berjemurnya. Ukuran aquarium yang sesuai untuk anakan adalah 60 cm atau 75 cm x 30 cm. Waktu kura-kura telah tumbuh besar, habitatnya pun harus diganti yang lebih besar. Kura-kura brazil adalah perenang yang baik jadi kedalaman air tidak menjadi faktor penting setelah mereka dewasa. Kedalaman 20 cm sampai 60 cm cukup untuk kura-kura antara 10 cm dan kura-kura dewasa.
  • Air. Kualitas air sangat penting bagi kura-kura air. Banyak masalah yang terjadi pada kura-kura air dapat dihindari jika pemelihara memanfaatkan sedikit waktu dan uang untuk merancang dan membeli sistem filter untuk kura-kuranya. Untuk kura-kura dewasa, kami menganjurkan untuk menggunakan filter tabung(canister) sebab mereka mudah dibersihkan dan memberi kualitas filter air yang baik. Anakan kura-kura mungkin agak sukar karena airnya yang dangkal. Maka dari itu spon filter atau powerhead filter dapat digunakan untuk air yang dangkal. Sering mengganti air menjadi suatu keharusan atau kewajiban.

  • Lampu. Lampu reflector sebaiknya dipakai sebagai fasilitas jemur (basking). Reflector ini sebaiknya diposisikan untuk menyediakan basking spot 32 derajat Celcius pada satu daerah di habitatnya. Habitatnya juga sebaiknya dilengkapi dengan lampu fluorescent spektrum penuh untuk memberikan UVB. Sumber UVB diperlukan untuk sintesa Vitamin D3 yang diperlukan dalam metabolisma kalsium. Lampu Mercury Vapor juga dapat dipakai untuk memenuhi kebutuhan akan kehangatan dan sinar UV. Tanaman air atau tanaman plastik dianjurkan untuk memberikan rasa aman dan tempat persembunyiannya.

Pemeliharaan Luar Rumah (Outdoor)

Habitat anti pemangsa memberikan bermacam keuntungan dibanding akomodasi dalam ruangan dan sebaiknya dipikirkan sebagai pilihan di cuaca yang hangat.
Kolam dapat dibuat di lingkungan yang aman untuk membuat habitat luar rumah lebih nyaman. Kolam yang lebih besar dapat memakai filter untuk memberikan tempat tinggal yang spetakuler bagi kura-kura anda.

  • Makanan. Hati-hati jangan memberi makan yang berlebihan. Untuk kura-kura dewasa dianjurkan hanya memberi makanan 2 sampai 3 kali perminggu dan setiap hari atau setiap dua hari untuk kura-kura anakan yang sedang tumbuh cepat. Slider akan mengkomsumsi sayuran, sayuran hijau seperti green mustard, turnip hijau, dandelion, bayam, wortel, zucchini dan tanaman air seperti duckweed, water lettuce, water hyacint dsb. Mereka juga mengkonsumsi serangga, cacing, dan ikan. Banyak makanan kura-kura komersial yang ada di pasaran sudah menjadi makanan yang sangat baik untuk kura-kura slider.
  • Suplemen. Suplemen kalsium tambahan sangat penting. Kalsium bubuk dapat ditaburkan di makanan. Pemeliharan dianjurkan menggunakan suplemen kalsium dengan vitamin D3 jika hewannya dipelihara dalam ruangan(indoor) dan kalsium tanpa vitamin D3 jika dipelihara di luar rumah(outdoor). Penyediaan tulang sotong(cuttlefish bone) juga dianjurkan untuk dapat digerogoti

Tuesday, September 9, 2008

Kura-kura Brazil Dibudidayakan di Buleleng

Pembudidaya ikan air tawar di Kabupaten Buleleng cukup variatif. Tidak saja memproduksi ikan hias yang sudah dikenal, namun pembudidaya di Bali Utara kini menemukan satu produksi budi daya ikan air tawar yang belum dibudidayakan di daerah lain.

Kura-kura Brazil merupakan salah satu hasil budi daya yang dirintis para pembudidaya ikan air tawar di Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada. Kura-kura Brazil ini mulai dibudidayakan baru satu tahun lalu oleh kelompok Intensifikasi Pembenihan Perikanan Rakyat (Inperak) Uma Ayu.

Menurut Ketua Imperak Uma Ayu, Komang Surya Adnyana awalnya ia hanya mencoba untuk memproduksi kura-kura Brazil. Saat itu ia meminjam induk yang dimiliki rekannya sesama profesi untuk mendapatkan bibit kura-kura Brazil.

Setelah berhasil memiliki bibit ternyata kura-kura Brazil tumbuh dengan normal. Untuk pakannya sehari-hari menggunakan pakan yang sudah jadi (pelet). Selain itu sewaktu-waktu perlu juga diberikan pakan lain berupa ikan-ikan kecil.

‘’Saya coba membaca kebutuhan pasar dan untuk kura-kura Brazil ini memang produksi baru dan permintaan lumayan,’’ kata Komang Surya Adnyana ditemui di arena Peda XXII KTNA Bali di lapangan Desa Sudaji, Kecamatan Sawan.

Lebih jauh Komang Surya Adnyana menjelaskan, kura-kura Brazil memiliki kelebihan dibandingkan dengan kura-kura lokal. Kelebihan itu terdapat pada warna yang menarik pada tiap lekuk tubuh kura-kura Brazil.

Seperti pada cangkang warnanya sangat menarik dan bercampur dua warna hijau dan merah. Jika kura-kura lokal warna tubuhnya hanya satu warna saja yakni hitam ataupun coklat.

Keindahan warna dan mudahnya pemeliharaan ini membuat penggemar ikan hias banyak yang memesan kura-kura Brazil. Tak hanya itu ada kepercayaan bahwa kura-kura Brazil ini bermanfaat sebagai penolak tuyul.

‘’Untuk medianya tetap pakai akuarium cuma tidak diisi air. Akuarium cukup diisi pasir putih kemudian diisi dedaunan yang hijau yang sewaktu-waktu untuk pakan tambahan,’’ jelasnya.

Bagimana dengan harga jual kura-kura Brazil? Komang Surya Adnyana mengatakan harga kura-kura Brazil yang sudah cukup umur Rp 20.000 per ekor.

Rata-rata setiap bulan ia harus menyiapkan kura-kura Brazil untuk konsumen hingga puluhan ekor. Permintaan kura-kura Brazil ini sulit ditebak pada situasi tertentu permintaan mendadak ramai, tetapi entah kenapa permintaan turun.

Masalah seperti ini baginya tidak masalah dalam dunia bisnis ikan hias. Cuma bagimana pelaku bisnis ini bisa berinovasi untuk menghasilkan jenis budi daya yang memang baru dan dibutuhkan para penggemar ikan hias.

Hasilnya sementara cukup untuk menambah koleksi budi dayanya di samping ikan hias yang sudah dikenal seperti koi, koki, komet, dan lainnya. ‘’Pelan tapi pasti jenis budi daya terbaru dari saya akan dikenal dan bisa menambah penghasilan saya,’’ ucapnya bangga. *mud

Monday, September 8, 2008

Yang Unik Dari Kura-kura Brazil


Reptil yang banyak dipelihara orang salah satunya adalah jenis Kura-kura. Kura-kura memang memiliki banyak jenis, namun yang paling sering kita lihat adalah jenis Kura-kura Brazil.

Bentuknya yang lucu dan imut tersebut merupakan ciri khas yang tersendiri dari kura-kura tersebut. Akan tetapi yang lebih menarik adalah pada proses pemenetasan Kura-kura Brazil yang sangat unik jika dilihat lebih lanjut.

Seperti hewan-hewan Reptil lainnya, Kura-kura Brazil ini juga berkembang biak dengan cara bertelur. Dimana dalam sekali bertelur, dapat mencapai 25 hingga 40 butir telur yang akan ditanam dan diletakan di dalam lumpur atau tanah yang lembut.

Musim bertelur untuk Kura-kura Brazil ini adalah pada sekitar bulan Agustus hingga September atau pada awal musim penghujan.

Setelah kurang lebih selama 3 minggu telur tersebut berada di dalam tanah, maka saatnya telah tiba bagi kura-kura ini untuk keluar dari cangkangnya.

Cara dia keluar pertama kali adalah kepala dan diikuti dengan kedua kaki depannya. Kemudian secara perlahan-lahan, ia bergerak keluar dan terbebas dari cangkang tersebut.

Setelah Kura-kura Brazil tersebut terbebas, maka ia segera mencari perairan sebagai habitat dari Kura-kura Brazil tersebut. Proses ini memang sangat langka sehingga jarang dijumpai.


Sunday, September 7, 2008

Tips Pemeliharaan Kura-kura Brazil

Kura-kura brazil adalah salah satu kura-kura air yang sudah populer dipelihara. Kura-kura brazil juga dikenal sebagai kura-kura red-ear slider atau latinnya trachemys scripta elegans Pada lembar pemeliharaan ini, pemeliharaan umum akan dibahas untuk jenis spesies ini. Pencarian/riset yang lebih lanjut sangat penting untuk membangun rencana perawatan yang terbaik untuk spesies yang dipelihara.
Pemeliharan Dalam Ruangan (Indoor)

Bentuk akomodasi dalam ruangan yang paling berguna adalah aquarium. Untuk anakan kura-kura, kedalaman air dianjurkan antara 7,5 cm sampat 15 cm dengan batu batuan untuk daerah kering untuk berjemurnya. Ukuran aquarium yang sesuai untuk anakan adalah 60 cm atau 75 cm x 30 cm. Waktu kura-kura telah tumbuh besar, habitatnya pun harus diganti yang lebih besar. Kura-kura brazil adalah perenang yang baik jadi kedalaman air tidak menjadi faktor penting setelah mereka dewasa. Kedalaman 20 cm sampai 60 cm cukup untuk kura-kura antara 10 cm dan kura-kura dewasa.
Air

Kualitas air sangat penting bagi kura-kura air. Banyak masalah yang terjadi pada kura-kura air dapat dihindari jika pemelihara memanfaatkan sedikit waktu dan uang untuk merancang dan membeli sistem filter untuk kura-kuranya. Untuk kura-kura dewasa, kami menganjurkan untuk menggunakan filter tabung(canister) sebab mereka mudah dibersihkan dan memberi kualitas filter air yang baik. Anakan kura-kura mungkin agak sukar karena airnya yang dangkal. Maka dari itu spon filter atau powerhead filter dapat digunakan untuk air yang dangkal. Sering mengganti air menjadi suatu keharusan atau kewajiban.
Image Lampu

Lampu reflector sebaiknya dipakai sebagai fasilitas jemur (basking). Reflector ini sebaiknya diposisikan untuk menyediakan basking spot 32 derajat Celcius pada satu daerah di habitatnya. Habitatnya juga sebaiknya dilengkapi dengan lampu fluorescent spektrum penuh untuk memberikan UVB. Sumber UVB diperlukan untuk sintesa Vitamin D3 yang diperlukan dalam metabolisma kalsium. Lampu Mercury Vapor juga dapat dipakai untuk memenuhi kebutuhan akan kehangatan dan sinar UV. Tanaman air atau tanaman plastik dianjurkan untuk memberikan rasa aman dan tempat persembunyiannya.

Pemeliharaan Luar Rumah (Outdoor)

Habitat anti pemangsa memberikan bermacam keuntungan dibanding akomodasi dalam ruangan dan sebaiknya dipikirkan sebagai pilihan di cuaca yang hangat.
Kolam dapat dibuat di lingkungan yang aman untuk membuat habitat luar rumah lebih nyaman. Kolam yang lebih besar dapat memakai filter untuk memberikan tempat tinggal yang spetakuler bagi kura-kura anda.

Makanan

Hati-hati jangan memberi makan yang berlebihan. Untuk kura-kura dewasa dianjurkan hanya memberi makanan 2 sampai 3 kali perminggu dan setiap hari atau setiap dua hari untuk kura-kura anakan yang sedang tumbuh cepat. Slider akan mengkomsumsi sayuran, sayuran hijau seperti green mustard, turnip hijau, dandelion, bayam, wortel, zucchini dan tanaman air seperti duckweed, water lettuce, water hyacint dsb. Mereka juga mengkonsumsi serangga, cacing, dan ikan. Banyak makanan kura-kura komersial yang ada di pasaran sudah menjadi makanan yang sangat baik untuk kura-kura slider.
Suplemen

Suplemen kalsium tambahan sangat penting. Kalsium bubuk dapat ditaburkan di makanan. Pemeliharan dianjurkan menggunakan suplemen kalsium dengan vitamin D3 jika hewannya dipelihara dalam ruangan(indoor) dan kalsium tanpa vitamin D3 jika dipelihara di luar rumah(outdoor). Penyediaan tulang sotong(cuttlefish bone) juga dianjurkan untuk dapat digerogoti.

Saturday, September 6, 2008

Pakan Kura-Kura Brazil

Harus kita ketahui bahwa RES adalah binatang omnivora yang oportunistik, dan mau memakan berbagai macam pakan ketika mereka dewasa. RES kecil atau bayi lebih cenderung sebagai karnivora, dan mereka akan tumbuh dengan pesatnya apabila kadar pakan mereka 20-50% -nya mengandung protein. Tapi makanan yang diselingi tetap cara yang terbaik, usahakan jangan sampai satu jenis makanan mendominasi setengah dari jenis pakan mereka. Seiring mereka dewasa, makanan mereka pun berubah. RES muda lebih cenderung karnivora atau senang serangga, ikan kecil, dan enis daging lainya, waktu mereka dewasa/makin tua kecenderungan pakan mereka jadi herbivora (tapi tetap suka daging). RES muda bisa diberi makan setiap hari, dan yang tua bisa lebih jarang lagi (sekitar 5-7 hari).

Memperkenalkan pakan baru pada RES
Misalkan kita terlanjur ngasih makan satu jenis makanan untuk waktu yang agak lama, dan kita mau ganti /selingin pakannya, atau kalau kita baru beli RES itu dari toko. Biasanya mereka tidak langsung mau makan pakan yang kita kasih, karena mereka belum mengenalinya sebagai makanan. Hal yang harus dilakukan adalah, sodorkan pakan baru itu kepada mereka selama seminggu. Selama pengenalan ini, jangan berikan mereka pakan rutinnya kecuali sedikit. Pertama kali kita ngasih pakan baru itu jangan terlalu banyak, karena pakannya belum tentu dimakan dan hal itu Cuma bakal ngotorin air.

Jadwal pemberian makan
Kalau di alam liar, mereka punya jadwal alami untuk mencari makan, tapi di kolam/akuarium kita yang pegang kendali atas hal itu. Seperti saya sebutkan sebelumnya, RES kecil sebaiknya diberi makan setiap hari, sedangkan yang besar bisa dalam interval yang lebih lama. Nah saya pribadi waktu merawat RES saya yang kecil saya jadwalkan makan mereka itu dua kali sehari, pagi dan sore. Setiap sesi pemberian makan, saya suapi mereka dua anak ikan mas dan juga pakan kura-kura/ikan hias dari toko. Jadwal pemberian makan ini penting kiranya, karena berhubungan langsung dengan tingkat pertumbuhan mereka nantinya. Beri makan kura-kura Anda selama selama mereka masih mau makan selama sepuluh menit, lewat dari itu hentikan pemberian makan (walau mereka masih keliatan lapar dan meminta makanan).

Jenis Pakan
RES termasuk reptil Omnivora yang memakan baik itu daging maupun tumbuhan. Kecenderungan mereka adalah: Karnivora di waktu kecil, herbivora setelah mereka dewasa. Tidak semua makanan (baik sayuran maupun daging) baik buat mereka, maka dari itu saya coba me-list apa yang disarankan dan apa pantangannya beserta sebabnya.

Daging:
Binatang-binatang hidup sangat dianjurkan menjadi pakan RES kecil, karena itu bisa menjadi sumber protein yang baik, dan dapat menunjang pertumbuhan kura-kura yang baik dan sehat. Jangan jadikan daging sebagai pakan khusus, jadikanlah mereka sebagai salah variasi makanan seperti pakan yang lainnya.

- Anak ikan mas
- Anak lele
- Himpun (gupy/cere)
- Keong air
- Cacing sutra
- Cacing tanah
- Jangkrik
- Larva nyamuk (buat yang masih kecil)
- Udang (dianjurkan sungut/kepalanya dibuang lebih dulu)
- Cicak (gue selalu pengen nyoba, tapi gak tega)

Jangan atau sebaiknya jangan :
- Daging ayam, baik masak apalagi mentah. Karena ayam mengandung Salmonella, bakteri yang membuat RES anda sakit (dan kemungkinan menular pada manusia).
- Daging sapi atau babi. Daging mahluk ini terlalu berlemak buat mereka
- Cacing Tubifex atau ikan beku / mahluk hidup yang dibekukan lainnya. Kemungkinan pakan-pakan tersebut mengandung kadar Thiaminase yang tinggi dan bisa menyebabkan penyakit kekurangan thiamin (Thiamin deficiency).

Sayuran :
Untuk muatan vitaminnya, mereka butuh sayuran dan buah-buahan. Sering-seringlah beri makan mereka dengan sayuran atau buahan ini, agar mereka tumbuh menjadi RES yang sehat dan bahagia :. Berikan mereka campuran sayuran yang dipotong-potong seminggu sekali.

Buah:
- Anggur
- Belewah
- Blackberry (buat intermezzo)
- Stroberi
- Apel
- Jeruk
- Blueberi
- Pisang

Lalapan:
- Daun lobak
- Selada merah
- Dandelion
- Pucuk wortel
- Daun ara
- Daun anggur

Sayuran:
- Labu
- Kentang manis
- Kacang-kacangan
- Potongan wortel
- Tomat

Tanaman air:
- Water Hyacinth (sejenis bunga bakung air)
- Water lilies
- Elodea
- Duckweed

Jangan atau sebaiknya jangan :
- Selada dan Seledri. Dua tanaman ini hanya mengandung sedikit nutrisi dan serat yang berguna. Beri ini hanya untuk sekedar iseng setelah mereka makan pakan utamanya.
- Bayam, lobak, kelembak. Mereka mengandung kadar suatu zat (oxalic acid) -yang dapat menghalangi penyerapan kalsium- yang tinggi. Sayuran ini bisa menyebabkan RES kekurangan kalsium, bahkan jika mereka sudah diberi pakan yang mengandung kadar kalsium tinggi.
- Kacang polong, kacang, dan jamur. Kacang-kacangan ini harus disajikan tidak terlalu banyak, karena bisa menimbulkan encok atau tersenggal bila diberikan terlalu banyak.
- Cabai, taoge, brokoli. Dalam jumlah yang berlebihan, mereka dapat menimbulkan penyakit dibagian ginjal. Jangan terlalu sering diberikan.
- Tanaman air biasa. Bila anda ingin mendekorasi kolam atau akuarium kura-kura anda dengan tanaman, pastikan bahwa tanaman tersebut tidak beracun. Karena kura-kura peliharaan tidak dapat membedakan tanaman yang bisa dimakan dan yang beracun.

Makanan ‘kaleng’ (makanan peliharaan komersil) :
Sekarang ini pakan kura-kura baru sedikit yang dijual dipasaran dalam negri. Ada dua model pakan kura-kura berdasarkan bentuknya, stick (bentuknya batangan) dan bulat biasa, baik yang baby size maupun adult size. Karena makanan komersil yang khusus buat kura-kura masih sangat jarang, bisa juga digunakan makanan/pelet untuk reptil lainnya (karena pada dasarnya kebutuhan vitamin mereka tidak jauh berbeda). Atau bisa juga Anda berikan pakan ikan hias biasa. Pakan-pakan tersebut telah memiliki kandungan nutrisi yang lumayan memadai untuk membesarkan RES. Makanan komersil ini harus memiliki sekurangnya 35% protein, kalsium, vit A. Makanan kering kucing atau anjing bisa juga dijadikan pakan RES. Tapi jangan jadikan ini sebagai sumber utama protein, karena terlalu berlemak.

Hubungan makanan dan kesehatan:
Apabila RES atau kura-kura Anda tidak mau makan sebagian / beberapa jenis makanan yang Anda sodorkan, tetapi masih makan yang lainnya, berarti RES Anda masih sehat-sehat saja, dia Cuma nggak suka makanannya. Tapi kalo RES tersebut tidak mau makan SEMUA jenis makanan yang disediakan buat dia (selama 3 / 4 hari) ada kemungkinan dia mengalami gangguan kesehatan alias sakit, segera periksa.

Jangan hibernasi-kan (tidak dianjurkan bagi kita yang tinggal di daerah tropis) kura-kura yang kurang makan/kurang terawat, hal itu hanya menyebabkan kematian belaka.

Hubungan makanan dan warna :
Sudah umum, bahwa warna dari corak-corak RES yang dipelihara para hobiis cenderung memudar seiring menuanya RES. Hilangnya kecemerlangan warna ini, termasuk memudarnya pigmen kuning dan merah, adalah efek dari kurangnya pemberian pakan yang mengandung nutrisi untuk pigmen dalam makanan mereka. Mem-variasikan makanan pewarna ikan hias lainnya akan dapat membantu RES mempertahankan warna mereka. Memberikan jenis sayuran/tumbuhan yang mengandung pigmentasi warna kuning dan merah juga dapat membantu menjaga warna RES.

Suplemen Vitamin :
Jika RES anda telah diberikan pakan yang tepat, maka suplemen vitamin tidak begitu diperlukan lagi. Banyak ahli yang menyuplai tambahan suplemen kalsium dan vitamin D3 bagi RES kecil mereka (silahkan cari suplemen untuk reptil ini di petshop terdekat). Cukup berikan suplemen ini dua kali seminggu (RES kecil) dan sekali seminggu bagi RES yang sudah dewasa. Sangat dianjurkan untuk menambahkan suplemen kalsium atau Vit D3 bagi RES betina yang hendak bertelur, berikan sekali atau dua kali seminggu selama musim bertelur. Pemberian suplemen kalsium dan vit D3 yang berlebihan dapat menyebabkan pertumbuhan tempurung yang tidak normal dan masalah lainnya bagi yang dewasa.

KALSIUM :
Kura-kura memutuhkan kalsium untuk membangun tulang dan tempurung yang sehat.

VITAMIN D3 :
RES dapat memproduksi D3 bila mendapatkan pancaran sinar UV-B (langsung berada/berjemur dibawah sinar matahari, tanpa pengahalang). Kandungan kalsium (baik dalam makanan maupun suplemen tambahan) tidak akan banyak manfaatnya jika RES kekurangan vitamin D3 ini. Dan kekurangan vitamin ini bisa menyebabkan penyakit radang tulang / pertumbuhan tempurung dan tulang yang tidak sempurna.

VITAMIN A :
Jika kekurangan vitamin ini, akan menyebabkan hilangnya nafsu makan, mata yang menonjol dan berair. Gejala-gejala tadi masih bisa disembuhkan atau dicegah dengan memvariasikan makanannya. Apabila kelebihan vitamin A, akan menyebabkan kulitnya terkelupas sehingga daging bagian dalamnya terlihat (bukan seperti ganti kulit, jadi kulitnya mengelupas tanpa meninggalkan kulit baru, tidak jarang hal ini menyebabkan kematian pada kura-kura).

Hal lain menyangkut pemberian makan RES :
” Jangan kelewat banyak ngasih makan mereka. Bisa terjadi ketidak-seimbangan antara pertumbuhan tubuh dan cangkangnya, kalau udah begitu, betapa tersiksanya mereka.
” Jangan beri mereka gorengan (seperti bala-bala, tahu isi dsb).
” Jangan beri mereka makanan yang terlalu berlemak, seperti ham, daging babi dll.
” Utamakan pakan alami, gunakan pakan ‘kalengan’ sebagai selingan.
” RES termasuk Kura-kura air, dan kura-kura air hanya bisa makan di dalam air. Jika mereka mendapatkan makanan di darat, mereka akan segera membawanya ke genangan air terdekat untuk kemudian memakannya.
” Bereksperimenlah dengan berbagai macam makanan. Entah itu dari jenis daging, sayuran makanan kaleng, tapi sebelumnya, pastikan dulu pakan-pakan tersebut tidak berbahaya bagi mereka. Be creatif!
” Indikasi kenyangnya RES. Mereka makannya mulai ogah-ogahan (makanan yang ada tidak disentuh).
” Untuk mengetahui apakah kura-kura Anda terlampau gemuk, lihat apakah daging/kulit kakinya menyembul keluar ketika dilipat, jika ya, berarti dia kelewat gemuk kawan, kurangi intensitas pemberian makannya. Kalau terlalu kurus? Lihat di daerah pipinya, seharusnya agak gembung (tembem), kalo cekung berarti dia kelewat kurus, nah perbaikin makannya dan juga jenis pakannya.
” Asyiknya makanan hidup. Selain bisa ngelatih mereka ‘berburu’, makanan hidup juga bisa lebih awet, mereka Cuma dimakan waktu si kura-kura lagi butuh. Dan kadang-kadang bisa jadi perangsang nafsu makan setelah mereka sakit/susah makan. Tapi jangan lengah, perhatikan ketika / sesudah mereka makan mahluk-mahluk hidup ini, RES itu makannya jorok, terkadang ikan mas Cuma dimakan sepotong dan sisanya dibiarin ngambang, terus mereka makan ikan yang laen lagi. Ini bisa ngotorin aer, sarannya, ambil potongan ikan itu dan sodorin ke depan moncongnya, biar dimakan lagi sama dia.
” Untuk RES yang masih kecil dianjurkan untuk diberikan pakan kaleng yang bentuknya bulat bukan stick. Karena hal itu memudahkan mereka untuk menelannya.

—-
*Diramu dari berbagai sumber di internet