Tuesday, September 9, 2008

Kura-kura Brazil Dibudidayakan di Buleleng

Pembudidaya ikan air tawar di Kabupaten Buleleng cukup variatif. Tidak saja memproduksi ikan hias yang sudah dikenal, namun pembudidaya di Bali Utara kini menemukan satu produksi budi daya ikan air tawar yang belum dibudidayakan di daerah lain.

Kura-kura Brazil merupakan salah satu hasil budi daya yang dirintis para pembudidaya ikan air tawar di Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada. Kura-kura Brazil ini mulai dibudidayakan baru satu tahun lalu oleh kelompok Intensifikasi Pembenihan Perikanan Rakyat (Inperak) Uma Ayu.

Menurut Ketua Imperak Uma Ayu, Komang Surya Adnyana awalnya ia hanya mencoba untuk memproduksi kura-kura Brazil. Saat itu ia meminjam induk yang dimiliki rekannya sesama profesi untuk mendapatkan bibit kura-kura Brazil.

Setelah berhasil memiliki bibit ternyata kura-kura Brazil tumbuh dengan normal. Untuk pakannya sehari-hari menggunakan pakan yang sudah jadi (pelet). Selain itu sewaktu-waktu perlu juga diberikan pakan lain berupa ikan-ikan kecil.

‘’Saya coba membaca kebutuhan pasar dan untuk kura-kura Brazil ini memang produksi baru dan permintaan lumayan,’’ kata Komang Surya Adnyana ditemui di arena Peda XXII KTNA Bali di lapangan Desa Sudaji, Kecamatan Sawan.

Lebih jauh Komang Surya Adnyana menjelaskan, kura-kura Brazil memiliki kelebihan dibandingkan dengan kura-kura lokal. Kelebihan itu terdapat pada warna yang menarik pada tiap lekuk tubuh kura-kura Brazil.

Seperti pada cangkang warnanya sangat menarik dan bercampur dua warna hijau dan merah. Jika kura-kura lokal warna tubuhnya hanya satu warna saja yakni hitam ataupun coklat.

Keindahan warna dan mudahnya pemeliharaan ini membuat penggemar ikan hias banyak yang memesan kura-kura Brazil. Tak hanya itu ada kepercayaan bahwa kura-kura Brazil ini bermanfaat sebagai penolak tuyul.

‘’Untuk medianya tetap pakai akuarium cuma tidak diisi air. Akuarium cukup diisi pasir putih kemudian diisi dedaunan yang hijau yang sewaktu-waktu untuk pakan tambahan,’’ jelasnya.

Bagimana dengan harga jual kura-kura Brazil? Komang Surya Adnyana mengatakan harga kura-kura Brazil yang sudah cukup umur Rp 20.000 per ekor.

Rata-rata setiap bulan ia harus menyiapkan kura-kura Brazil untuk konsumen hingga puluhan ekor. Permintaan kura-kura Brazil ini sulit ditebak pada situasi tertentu permintaan mendadak ramai, tetapi entah kenapa permintaan turun.

Masalah seperti ini baginya tidak masalah dalam dunia bisnis ikan hias. Cuma bagimana pelaku bisnis ini bisa berinovasi untuk menghasilkan jenis budi daya yang memang baru dan dibutuhkan para penggemar ikan hias.

Hasilnya sementara cukup untuk menambah koleksi budi dayanya di samping ikan hias yang sudah dikenal seperti koi, koki, komet, dan lainnya. ‘’Pelan tapi pasti jenis budi daya terbaru dari saya akan dikenal dan bisa menambah penghasilan saya,’’ ucapnya bangga. *mud

0 comments: